RADAR BOGOR – Aston Villa resmi menorehkan sejarah besar di kompetisi Eropa setelah sukses menjuarai Liga Europa 2026.
Aston Villa mengakhiri penantian panjang selama 30 tahun usai mengalahkan Freiburg pada laga final yang berlangsung di Istanbul.
Kemenangan tersebut menjadi trofi Eropa pertama Aston Villa sejak menjuarai Piala Champions Eropa pada 1982.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan kebangkitan Aston Villa sebagai kekuatan baru sepak bola Inggris dan Eropa di era kepelatihan Unai Emery.
Pelatih asal Spanyol itu dinilai berhasil melakukan transformasi luar biasa sejak datang ke Villa Park pada Oktober 2022.
Saat itu, Aston Villa masih terpuruk di papan bawah Liga Inggris dan hanya mengoleksi sembilan poin dari 11 pertandingan awal musim.
Kapten Aston Villa, John McGinn, mengingat bagaimana Emery langsung menanamkan target tinggi kepada para pemain sejak hari pertama.
“Ketika pertama datang, dia sudah berbicara soal membawa kami bermain di Eropa. Saat itu terdengar seperti target yang sangat besar,” ujar McGinn menjelang final Liga Europa 2026.
Kini ucapan tersebut benar-benar menjadi kenyataan. Aston Villa tidak hanya berhasil tampil di kompetisi Eropa, tetapi juga keluar sebagai juara Liga Europa dan mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Unai Emery Bawa Aston Villa Bangkit Jadi Kekuatan Baru Eropa
Perjalanan Aston Villa dalam tiga musim terakhir menjadi salah satu kisah paling menarik di sepak bola Inggris.
Dengan anggaran yang tidak sebesar klub-klub elite Premier League, Emery mampu membangun tim yang kompetitif dan konsisten.
Striker Aston Villa, Ollie Watkins, mengungkapkan besarnya pengaruh Emery terhadap perkembangan performanya.
Ia menyebut sang pelatih selalu memberikan keyakinan kepada para pemain untuk berkembang.
“Dia pernah mengatakan ingin saya mencetak 15 gol dalam semusim. Saat itu jumlah gol saya masih sangat sedikit, tetapi kepercayaan yang diberikan membuat saya mampu mencapai target tersebut,” kata Watkins.
Kini Aston Villa menikmati pencapaian besar, mulai dari dua kali lolos ke Liga Champions hingga meraih gelar Liga Europa 2026.
Sejumlah pemain seperti McGinn, Watkins, dan Ezri Konsa bahkan menyebut Emery sebagai sosok pelatih jenius.
Baca Juga: Kenapa Penerima Bansos Rajin Dicek Tetangga? Fenomena Sosial PKH dan BPNT Masih Jadi Sorotan Warga
Aston Villa Terlalu Kuat untuk Freiburg di Final Liga Europa
Pada laga final, Aston Villa tampil lebih dominan sejak menit awal. Freiburg yang menjalani final Eropa pertama dalam sejarah klub sempat memberikan perlawanan disiplin, terutama di babak pertama.
Namun kualitas Aston Villa akhirnya menjadi pembeda. Youri Tielemans membuka keunggulan lewat gol indah dari situasi bola mati yang dirancang pelatih set-piece Austin MacPhee.
Umpan Morgan Rogers berhasil disambut Tielemans melalui tendangan keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang Freiburg.
Tak lama kemudian, Emi Buendia memperbesar keunggulan Aston Villa lewat sepakan melengkung ke pojok atas gawang. Gol tersebut membuat Villa semakin nyaman mengendalikan pertandingan.
Di babak kedua, Morgan Rogers ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist Buendia.
Aston Villa bahkan memiliki beberapa peluang tambahan untuk menambah gol hingga akhir laga.
Gelar Liga Europa Jadi Awal Era Baru Aston Villa
Keberhasilan ini menjadi momen emosional bagi para pendukung Aston Villa. Banyak fans akhirnya bisa menyaksikan klub kesayangannya kembali mengangkat trofi besar di level Eropa.
Atmosfer pesta juara di Istanbul menjadi simbol kebangkitan Aston Villa sebagai salah satu klub besar Inggris. Meski berhasil meraih Liga Europa, Unai Emery memastikan timnya belum puas.
“Target berikutnya adalah menjaga konsistensi dan mencoba mendekati pencapaian seperti yang pernah dilakukan Leicester City,” ujar Emery.
Baca Juga: Gempa M 4,7 Guncang Pangandaran Dini Hari, BMKG Sebut Dipicu Sesar Aktif Bawah Laut
“Kami selalu memiliki mimpi besar. Saat saya datang beberapa tahun lalu, semua ini mungkin hanya angan-angan. Sekarang mimpi itu sudah menjadi kenyataan,” lanjutnya.
Pernyataan Emery memperlihatkan ambisi Aston Villa untuk terus bersaing di papan atas Liga Inggris musim depan.
Dengan skuad yang semakin matang dan pengalaman juara Eropa, Villa kini dipandang sebagai penantang serius bagi klub-klub elite Premier League.
Gelar Liga Europa 2026 menjadi fondasi penting dalam proyek besar Unai Emery bersama Aston Villa. Setelah sukses di Eropa, target berikutnya adalah membawa Villa berjaya di Liga Inggris. (***)
Editor : Yosep Awaludin