Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tunggu Sertifikasi Pelatih Lisensi D Selesai, PSSI Askot Bogor Bakal Gelar Liga Jabar Istimewa

Muhammad Ruri Ariatullah • Jumat, 22 Mei 2026 | 17:02 WIB
Ilustrasi: Pelaksanaan turnamen sepak bola usia dini bertajuk Piala Wali Kota Bogor yang berlangsung di Lapangan Taman Manunggal, beberapa waktu lalu. (Sofyansyah/Radar Bogor)
Ilustrasi: Pelaksanaan turnamen sepak bola usia dini bertajuk Piala Wali Kota Bogor yang berlangsung di Lapangan Taman Manunggal, beberapa waktu lalu. (Sofyansyah/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Asosiasi Kota (PSSI Askot) Bogor akan menggelar Liga Jawa Barat (Jabar) Istimewa Piala Wali Kota Bogor 2026 pada Juni mendatang.

Namun, pelaksanaan Liga Jabar tersebut masih menunggu sertifikasi pelatih linsensi D yang digelar PSSI Asosiasi Provinsi (Asporv) Jabar.

Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Askot Bogor, Derio Alfianda mengatakan, sertifikasi pelatih lisensi D PSSI akan berlangsung awal Juni mendatang. Dengan pertemuan tatap muka sebanyak enam kali, diperkirakan bakal berlangsung selama tiga pekan.

Baca Juga: Antisipasi Konvoi Suporter Persib Besok, Puluhan Titik Lokasi di Kota Bogor Dijaga Ketat

“Kursus lisensi direncanakan berlangsung setiap Sabtu dan Minggu karena kesibukan para pelatih,” ujarnya kepada Radar Bogor. 

Derio mengungkapkan alasan pihaknya menunggu kursus lisensi D selesai karena sekolah sepak bola (SSB) yang akan menjadi peserta Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Bogor 2026 harus didampingi oleh pelatih mereka. 

“Nah, mayoritas peserta kursus lisensi D merupakan para pelatih SSB yang akan ikuti Liga Jabar Istimewa,” jelas Derio.

Meski begitu, PSSI Askot Bogor terus melakukan tahapan persiapan menggelar kompetisi baru di “Bumi Tatar Pasundan” (julukan Provinsi Jabar,red) ini. Di antaranya melakukan foto tim untuk album peserta. 

Baca Juga: LRT Jabodebek Segera Tembus Bogor, KAI Siapkan Jalur Baru untuk Kurangi Kepadatan KRL

“Total ada 20 SSB yang ikut untuk kelompok usia di bawah 10 dan 12 tahun. Para pemain juga diwajibkan membuat kartu mandiri sesuai arahan Asprov Jabar,” ucap Derio.

Askot Bogor, tambah Derio, menyambut positif pelaksanaan Liga Jabar Istimewa 2026. Selain menjadi ajang pembinaan pesepakbola usia dini, kompetisi ini juga selaras dengan predikat Sekolah Maung yang ditetapkan Pemprov Jabar. 

Dengan harapan bisa menjadi salah satu jaminan prestasi (japres) untuk melanjutkan pendidikan.

“Diarahkan ke depannya bisa menjadi japres untuk pendaftaran di Sekolah Maung Kota Bogor (SMAN 1 dan SMKN 3). Prestasi kan bisa dari akademis dan nonakademis. Jadi kejar sisi olahraga dengan prestasi,” tukasnya.(rur)

Editor : Eka Rahmawati
#Liga Jabar #bogor #Askot #pssi