RADAR BOGOR – UEFA melakukan perubahan signifikan pada jadwal final Liga Champions 2025-2026 yang mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal.
Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, partai puncak Liga Champions kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu akan dimulai lebih awal dari jadwal yang biasa digunakan.
Pertandingan final Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, akan mempertemukan PSG sebagai juara bertahan melawan Arsenal.
Jika pada edisi-edisi sebelumnya final Liga Champions hampir selalu dimulai pukul 21.00 waktu Eropa Tengah (CET) atau sekitar pukul 02.00 WIB, UEFA memutuskan memajukan jadwal kick-off menjadi pukul 18.00 CET atau 23.00 WIB pada Sabtu malam, 30 Mei 2026.
Dengan demikian, laga final akan dimulai tiga jam lebih cepat dibandingkan biasanya.
UEFA Jelaskan Alasan Perubahan Jadwal Final Liga Champions
Badan sepak bola Eropa tersebut menyebut keputusan memajukan waktu pertandingan dilakukan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh pihak, mulai dari suporter, klub peserta, hingga kota penyelenggara.
UEFA menilai jadwal yang lebih awal akan membantu para pendukung yang hadir langsung di stadion mendapatkan akses transportasi yang lebih mudah setelah pertandingan usai.
Hal ini dinilai penting, terutama apabila laga harus berlanjut hingga babak perpanjangan waktu atau adu penalti.
Dalam keterangannya yang dikutip dari Independent, UEFA menjelaskan bahwa perubahan tersebut bertujuan mengoptimalkan aspek logistik dan operasional pertandingan sekaligus meningkatkan kenyamanan selama hari final berlangsung.
"Langkah ini diambil untuk menciptakan pengalaman pertandingan yang lebih baik bagi suporter, tim peserta, dan tuan rumah dengan pengelolaan operasional yang lebih efektif," demikian isi pernyataan UEFA.
Lembaga tersebut juga menegaskan bahwa mereka ingin menjadikan final Liga Champions sebagai momen yang dapat dinikmati oleh seluruh pihak yang terlibat dalam perhelatan akbar sepak bola Eropa tersebut.
Lebih Nyaman untuk Keluarga dan Penonton Muda
Selain faktor logistik, UEFA mempertimbangkan aspek kenyamanan keluarga dan anak-anak yang ingin menyaksikan final secara langsung maupun melalui siaran televisi.
Dengan waktu mulai yang lebih awal, para penonton tidak perlu pulang larut malam setelah pertandingan berakhir. Kondisi ini dianggap lebih ramah bagi keluarga yang datang bersama anak-anak maupun mereka yang mengikuti pertandingan dari rumah.
UEFA juga menilai perubahan jadwal dapat memberikan dampak positif bagi kota penyelenggara karena para suporter memiliki waktu lebih panjang untuk menikmati suasana dan aktivitas pasca pertandingan.
"Pendukung yang hadir langsung akan memperoleh akses transportasi publik yang lebih baik serta perjalanan pulang yang lebih aman dan nyaman setelah pertandingan selesai," tulis UEFA dalam penjelasannya.
Faktor Siaran Global Jadi Pertimbangan
Perubahan jam kick-off juga berkaitan dengan strategi penyiaran global. UEFA meyakini jadwal yang lebih awal akan memperluas jangkauan penonton di berbagai wilayah dunia, termasuk kalangan generasi muda yang menjadi salah satu target utama pengembangan audiens sepak bola Eropa.
Menurut UEFA, waktu pertandingan yang lebih ramah akan membantu meningkatkan jumlah pemirsa melalui platform televisi maupun digital di berbagai negara.
"Jadwal baru ini diharapkan mampu menjangkau audiens yang lebih luas secara global, termasuk penonton muda yang menjadi bagian penting dari perkembangan sepak bola masa depan," tulis UEFA.
Ceferin: Pengalaman Fans Menjadi Prioritas
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menegaskan bahwa keputusan memajukan kick-off final Liga Champions dibuat dengan menempatkan kepentingan suporter sebagai fokus utama.
Menurutnya, final Liga Champions merupakan puncak dari satu musim kompetisi sepak bola Eropa sehingga harus dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin orang dengan cara yang lebih nyaman dan inklusif.
"Perubahan jadwal ini dilakukan dengan menempatkan pengalaman para penggemar sebagai prioritas utama. Kami ingin final Liga Champions menjadi lebih mudah diakses dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh pihak yang terlibat," ujar Ceferin.
Ia menambahkan, jadwal pukul 21.00 CET memang ideal untuk pertandingan yang berlangsung pada tengah pekan.
Namun, karena final digelar pada hari Sabtu, kick-off yang lebih awal dinilai memberikan banyak keuntungan.
"Pertandingan akan berakhir lebih cepat, termasuk jika harus melalui perpanjangan waktu atau adu penalti. Dengan begitu, para penggemar masih memiliki kesempatan menikmati malam bersama keluarga dan teman sambil merayakan atau membahas hasil laga terbesar musim ini," tutupnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin