Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Xabi Alonso Siapkan Revolusi Besar di Chelsea, Fokus Bangun Skuad Muda dan Taktik 3-4-2-1

Yosep Awaludin • Senin, 8 Juni 2026 | 15:00 WIB
Pelatih Chelsea Xabi Alonso siapkan revolusi besar
Pelatih Chelsea Xabi Alonso siapkan revolusi besar

RADAR BOGOR - Meski belum resmi memulai tugasnya hingga 1 Juli 2026, pelatih anyar Chelsea, Xabi Alonso, disebut telah menyusun rencana besar untuk merombak dan membangun ulang kekuatan The Blues.

Xabi Alonso yang juga mantan pelatih Bayer Leverkusen it,u diproyeksikan membawa pendekatan baru yang lebih terstruktur untuk mengembalikan Chelsea ke papan atas Liga Inggris.

Xabi Alonso dipercaya menjadi pelatih baru Chelsea setelah berakhirnya masa kepemimpinan Liam Rosenior.

Kehadirannya di Stamford Bridge membawa ekspektasi besar, terutama untuk mengembalikan identitas klub sebagai penantang utama di kompetisi domestik maupun Eropa.

Menurut laporan The Athletic, Alonso tidak hanya berfokus pada aktivitas transfer pemain, tetapi juga menyiapkan restrukturisasi menyeluruh terhadap komposisi skuad agar sesuai dengan filosofi permainan yang ingin ia terapkan.

Sejak era kepemilikan Todd Boehly dan Clearlake Capital, Chelsea tercatat telah mengeluarkan dana lebih dari 1,7 miliar euro untuk mendatangkan pemain baru.

Baca Juga: Populer Sebagai Transportasi Ramah Lingkungan, Inilah 7 Pusat Toko Sepeda Listrik Terlaris di Bogor

Namun, pendekatan klub pada bursa transfer musim panas 2026 diprediksi akan berubah.

Alonso disebut lebih memilih memaksimalkan pemain yang kembali dari masa peminjaman serta mengoptimalkan aset internal klub.

Salah satu fokus utama adalah memberi ruang bagi talenta muda yang berkembang di klub afiliasi seperti Strasbourg.

Nama Valentin Barco menjadi salah satu pemain yang berpeluang besar mendapat kesempatan bermain reguler, mengingat fleksibilitasnya di beberapa posisi.

Selain itu, kiper muda Mike Penders juga akan dipantau ketat sebagai bagian dari persaingan di posisi penjaga gawang utama.

Kedatangan Geovany Quenda dan Pemain Pinjaman

Chelsea juga dipastikan akan kedatangan Geovany Quenda dari Sporting CP dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 50,7 juta euro. Ia menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub dalam membangun skuad muda berbakat.

Di sisi lain, sejumlah pemain yang sebelumnya dipinjamkan seperti Nicolas Jackson, Tyrique George, hingga Axel Disasi diperkirakan kembali ke Stamford Bridge untuk mengikuti evaluasi skuad.

Situasi ini membuat persaingan internal semakin ketat. Alonso bersama jajaran manajemen harus menentukan pemain yang tetap bertahan dan mereka yang kemungkinan dilepas.

Dalam rencana awalnya, pelatih asal Spanyol itu disebut telah mengidentifikasi tiga sektor yang perlu diperkuat, yakni bek tengah, gelandang, dan sisi sayap kiri.

Dua pemain yang pernah bekerja sama dengannya di Bayer Leverkusen, Edmond Tapsoba dan Exequiel Palacios, masuk dalam daftar incaran.

Baca Juga: Dari Warung Sederhana Jadi Andalan Warga, Pelaku UMKM di Semarang Ini Sukses Naik Kelas Berkat PNM Mekaar

Selain itu, Chelsea juga memantau perkembangan gelandang muda Aston Villa, Morgan Rogers, yang dinilai cocok dengan kebutuhan tim.

Direktur rekrutmen Chelsea, Joe Shields, disebut mendukung profil pemain tersebut sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.

Potensi Perombakan Skuad

Demi menjaga keseimbangan finansial dan memenuhi aturan UEFA, Chelsea juga dikabarkan membuka peluang melepas sejumlah pemain penting jika ada tawaran yang sesuai.

Nama-nama seperti Enzo Fernandez, Pedro Neto, Alejandro Garnacho, hingga Marc Cucurella disebut masuk dalam daftar evaluasi.

Jika Garnacho benar-benar hengkang, Chelsea dikabarkan akan mengalihkan perhatian kepada winger muda Juventus, Kenan Yildiz, yang dinilai cocok dengan skema permainan Alonso.

Fokus pada Formasi 3-4-2-1

Salah satu rencana besar Alonso adalah mematangkan formasi 3-4-2-1 yang sebelumnya sukses ia terapkan.

Ia juga memiliki keuntungan karena dapat lebih awal bekerja dengan sejumlah pemain inti yang tidak tampil di Piala Dunia.

Nama-nama seperti Cole Palmer, Trevoh Chalobah, dan Joao Pedro diproyeksikan menjadi bagian penting dalam persiapan pramusim.

Dalam sistem tersebut, Reece James dan Jorrel Hato berpotensi mengisi posisi wing-back, sementara Cole Palmer bersama Estevao akan diberi kebebasan dalam mendukung lini serang.

Baca Juga: Bukan Sekadar Lembang, Ini 6 Destinasi Wisata Terbaru Paling Hits di Bandung, Ada yang Bertema Dinosaurus

Tidak tampil di kompetisi Eropa musim depan disebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Chelsea.

Kondisi ini memungkinkan Alonso lebih fokus membangun konsistensi tim di Liga Inggris tanpa jadwal padat.

Situasi ini mengingatkan pada era Antonio Conte yang sukses membawa Chelsea bangkit dan menjadi juara Liga Inggris pada musim 2016/2017 setelah sebelumnya terseok di papan tengah.

Kini, harapan besar kembali disematkan kepada Xabi Alonso untuk membawa Chelsea kembali menjadi kekuatan utama, tidak hanya di Inggris tetapi juga di kancah sepak bola Eropa. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#chelsea #liga inggris #xabi alonso