Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Curhat Striker Timnas Iran, Kebijakan AS Bikin Suasana Piala Dunia 2026 Tak Menyenangkan

Talhah Lukman Ahmad • Senin, 15 Juni 2026 | 11:40 WIB
Striker Timnas Iran Mehdi Tarimi di Piala Dunia 2026. (Foto : Instagram @mehditarimi9)
Striker Timnas Iran Mehdi Tarimi di Piala Dunia 2026. (Foto : Instagram @mehditarimi9)

RADAR BOGOR - Striker Timnas Iran, Mehdi Taremi, mengeluhkan sejumlah kebijakan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026.

Timnas Iran melontarkan kritik terhadap perlakuan tuan rumah Amerika Serikat menjelang laga perdana mereka di Piala Dunia 2026.

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, menilai sejumlah kebijakan yang diterapkan penyelenggara telah mengganggu semangat sepak bola yang seharusnya menjadi simbol persatuan.

Iran tiba di Los Angeles pada Minggu 14 Juni 2026, hanya beberapa jam sebelum Amerika Serikat dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan damai.

Menjelang pertandingan pembuka melawan Selandia Baru, Ghalenoei mengaku ingin fokus membahas sepak bola. Namun, berbagai isu nonteknis sulit dihindari.

Sebelum konferensi pers berlangsung, FIFA bahkan disebut telah mengingatkan awak media agar pertanyaan yang diajukan tetap berfokus pada aspek olahraga.

Baca Juga: Pemkot Bogor Surati BGN, Minta Kepastian Jumlah Dapur MBG

Masih Dibayangi Isu Politik

Meski demikian, isu politik tetap menjadi sorotan, termasuk persoalan visa dan potensi aksi protes yang diperkirakan muncul selama turnamen berlangsung.

Ghalenoei menyoroti sejumlah kendala logistik yang dialami timnya, termasuk keputusan yang membuat Iran tidak dapat menjadikan Amerika Serikat sebagai lokasi pemusatan latihan.

Menurutnya, kebijakan tersebut menciptakan tantangan tambahan yang tidak seharusnya terjadi dalam ajang sepak bola terbesar dunia.

“Perilaku seperti ini akan berdampak negatif terhadap semangat sepak bola,” ujar Ghalenoei kepada wartawan di Los Angeles.

Striker Iran Sampaikan Keluhan

Senada dengan pelatihnya, Striker Timnas Iran. Mehdi Taremi turut menyampaikan kekecewaan. 

“Kami tidak merasakan pengalaman indah yang selama ini selalu kami bicarakan, yakni perdamaian dan kegembiraan,” kata eks striker Inter Milan itu.

Taremi menegaskan bahwa ketegangan di luar lapangan telah mengaburkan pesan perdamaian dan kebersamaan .

Padahal dua hal tersebut menjadi nilai utama FIFA dalam menggelar turnamen sepak bola akbar, Piala Dunia 2026. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#piala dunia 2026 #iran #amerika serikat