Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Profil Vozinha, Kiper Cape Verde Berusia 40 Tahun yang Bikin Striker Spanyol Mati Kutu

Talhah Lukman Ahmad • Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Vozinha, Kiper Cape Verde yang tampil ciamik lawan Spanyol. (Foto : IG @vozinha1)
Vozinha, Kiper Cape Verde yang tampil ciamik lawan Spanyol. (Foto : IG @vozinha1)

RADAR BOGOR - Cape Verde mencatat hasil bersejarah setelah menahan Spanyol 0-0 pada laga Piala Dunia 2026. Penampilan sang kiper, Vozinha menjadi sorotan utama.

Penjaga gawang veteran berusia 40 tahun itu, tampil luar biasa dengan Cape Verde di bawah tekanan intens sepanjang laga yang digelar dengan dominasi penuh Spanyol.

Berkali-kali ia menggagalkan peluang emas yang membuat publik stadion terpukau.

Vozinha, yang memiliki nama lengkap Josimar José Évora Dias, lahir pada 9 April 1986 di Cape Verde.

Ia kini menjadi salah satu pemain tertua di turnamen, namun justru menunjukkan performa yang tetap kompetitif di level tertinggi.

Sepanjang pertandingan, Spanyol menguasai jalannya laga dengan intensitas serangan tinggi dari berbagai sisi.

Baca Juga: Spanyol vs Cape Verde 0-0, Eks Rekan Setim Witan Sulaeman Bikin Lamine Yamal cs Frustasi

Namun organisasi pertahanan Cape Verde yang disiplin membuat ruang tembak lawan sangat terbatas.

Dalam situasi sulit tersebut, Vozinha tampil sebagai pembeda dengan sejumlah penyelamatan krusial.

Refleks cepat dan penempatan posisi yang tepat membuatnya berkali-kali mematahkan peluang berbahaya.

Karier profesionalnya tidak dimulai dengan kemewahan. Meski masih aktif, dirinya kini hanya membela klub Liga 2 Portugal, Chaves.

Vozinha menembus level profesional di usia yang relatif terlambat dibandingkan banyak kiper Eropa karena baru terjun di usia 25 tahun.

Sebelum dikenal di level internasional, Vozinha banyak berkarier di klub-klub kecil Portugal.

Meski begitu, berbekal pengalaman panjang tersebut ternyata mampu membentuk mental dan ketenangan saat menghadapi tekanan besar.

Dirinya juga sempat satu tim dengan winger Timnas Indonesia dan Persija, Witan Sulaeman.

Keduanya sempat berbagi ruang ganti di sekitar tahun 2022 hingga 2023 ketika sama-sama membela klub Polandia, AS Trencin.

Secara pribadi, Vozinha sedari kecil hidup bersama sang nenek dalam keterbatasan, namun tidak membuatnya menyerah menggapai mimpi jadi pesepakbola profesional.

Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 dan BPNT Masih Cair pada Juni 2026, Bantuan Pangan Beras untuk KPM Dilanjutkan

Pertandingan melawan Spanyol disebut sebagai salah satu performa terbaik dalam karier seorang Vozinha

Ia membaca arah bola dengan akurasi tinggi dan tetap tenang dalam situasi krusial.

Tekanan bertubi-tubi dari Spanyol tidak berhasil menembus gawang Cape Verde hingga peluit akhir.

Vozinha menjadi simbol ketangguhan tim kecil yang mampu menahan raksasa sepak bola dunia.  (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Cape Verde #Vozinha #spanyol #kiper