Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Liverpool Gigit Jari, Tawaran Rp1,7 Triliun untuk Yan Diomande Ditolak RB Leipzig

Yosep Awaludin • Minggu, 21 Juni 2026 | 09:40 WIB
Liverpool ingin datangkan penyerang muda berbakat milik RB Leipzig ke Anfield. (Foto: Instagram @rbleipzig dan @yandiomande)
Liverpool ingin datangkan penyerang muda berbakat milik RB Leipzig ke Anfield. (Foto: Instagram @rbleipzig dan @yandiomande)

RADAR BOGOR – Jagat bursa transfer musim panas kembali diguncang oleh drama bernilai fantastis dari Liverpool.

Liverpool baru saja melayangkan proposal megah senilai 100 juta euro atau sekitar Rp1,75 triliun demi mengamankan tanda tangan penyerang muda berbakat milik RB Leipzig, Yan Diomande.

Langkah berani Liverpool ini menjadi bukti sahih betapa ambisiusnya mereka untuk membangun era baru di Anfield. 

Namun, apa daya, gelontoran uang bernilai selangit itu belum mampu meruntuhkan benteng pertahanan klub Jerman RB Leipzig.

Berdasarkan laporan eksklusif dari pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, pihak RB Leipzig secara tegas langsung menolak proposal pembuka dari kubu The Reds.

Bagi Leipzig, talenta emas berusia 19 tahun asal Pantai Gading itu tidak bisa dilepas begitu saja dengan harga pasaran biasa.

Baca Juga: Lagi Viral Cemilan Tahu Cirawit, Rasa Pedas dan Gurih Bikin Ketagihan, Cek Resepnya di Sini

Manajemen klub Bundesliga tersebut dilaporkan langsung memasang pagar tinggi, menuntut angka yang jauh lebih masif jika ada klub yang benar-benar serius ingin meminang sang winger dalam waktu dekat.

Sikap keras kepala Leipzig bukan tanpa alasan kuat. Performa gemilang Yan Diomande bersama tim nasional Pantai Gading di panggung Piala Dunia menjadi salah satu pemicu utama melonjaknya nilai sang pemain di pasar transfer internasional.

Diomande tidak hanya sekadar menjadi pelengkap tim, melainkan dinilai sebagai komoditas terpanas berkat kombinasi kecepatan menusuk, visi bermain yang matang, serta penyelesaian akhir yang mematikan di usia yang sangat belia.

Fabrizio Romano dalam unggahannya membocorkan bahwa RB Leipzig kini menaruh patokan harga minimal di angka €120 juta bagi siapa pun yang berminat.

Leipzig paham betul bahwa aset mudanya ini sedang berada di puncak radar klub-klub elite Eropa.

Dengan performa yang terus meroket di turnamen mayor, harga tersebut dinilai sangat logis bagi Leipzig yang memang tidak memiliki urgensi atau tekanan finansial untuk menjual bintang masa depan mereka.

Bagi Liverpool, penolakan ini tentu menjadi pukulan telak sekaligus alarm darurat. Manajemen The Reds yang awalnya berada di posisi terdepan dalam perburuan ini, kini dipaksa memutar otak lebih keras demi merumuskan strategi penawaran baru.

Keinginan kuat untuk mencari suksesor jangka panjang di lini sayap kanan membuat nama Diomande menjadi prioritas nomor satu yang sulit untuk dialihkan ke target alternatif lain.

Di sisi lain, situasi penolakan ini diyakini akan memicu efek domino yang kian memanaskan lantai bursa transfer.

Paris Saint-Germain (PSG) disebut-sebut menjadi salah satu raksasa yang siap memanfaatkan momentum ini untuk ikut masuk ke dalam arena perburuan.

Baca Juga: Cek Bansos 20 Juni 2026, KPM Tahap 2 Mulai Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak hingga Kabar Baik PIP

Leipzig sendiri memang sengaja mengulur waktu karena memprediksi kubu Paris dan beberapa klub kaya lainnya akan segera melempar tawaran tandingan yang tidak kalah menggiurkan.

Suasana negosiasi di balik layar pun dipastikan berjalan sangat alot dan penuh intrik dalam beberapa pekan ke depan.

Liverpool kini dihadapkan pada dua pilihan krusial: kembali memecahkan rekor transfer klub dengan menuruti permintaan €120 juta dari Leipzig, atau terpaksa gigit jari menyaksikan talenta paling menjanjikan di dunia ini jatuh ke pelukan tim lain.

Saga transfer Yan Diomande ini dipastikan akan menjadi salah satu cerita paling dramatis yang menyedot perhatian jutaan pasang mata pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia sepanjang musim panas ini.

Keputusan akhir kini berada di tangan manajemen Anfield, apakah mereka berani bertaruh lebih jauh demi investasi masa depan, atau memilih mundur teratur dari perang harga yang kian tidak rasional ini. (Angga/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
#Yan Diomande #liverpool #rb leipzig