RADAR BOGOR – Piala Ketua AFKOT Bogor 2026 resmi ditutup pada Kamis 25 Juni 2026 di GOR SMA Plus Bina Bangsa Sejahtera (BBS), Kota Bogor.
Turnamen futsal usia dini yang berlangsung lima hari itu tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menghasilkan pemain potensial.
Ketua Panitia Piala Ketua AFKOT Bogor, Agung Cahya Agustian, mengatakan penutupan turnamen dilakukan langsung oleh Ketua AFKOT Bogor, Ibrahim Fajri.
Seluruh rangkaian pertandingan mulai dari semifinal hingga final berjalan lancar.
Selain menentukan para juara di tingkat SD, SMP, dan SMA, AFKOT Bogor juga memanfaatkan turnamen sebagai ajang pencarian bakat atlet futsal muda.
Melalui proses talent scouting sebanyak 10 pemain tingkat SMA dipilih untuk menjalani pembinaan lanjutan.
Baca Juga: Menjelang PKH BPNT Tahap 3, Jutaan KPM Dicoret dari Bansos, Ini Alasannya
“Alhamdulillah khusus untuk tingkat SMA tadi kami sudah melakukan talent scouting bersama Badan Tim Daerah. Saat ini sudah ada 10 pemain akan dibina lebih lanjut untuk diterjunkan ke ajang yang lebih besar di Jawa Barat, salah satunya Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang akan digelar pada Agustus mendatang,” katanya.
Menurut Agung, antusiasme peserta dan penonton selama turnamen berlangsung juga sangat tinggi.
Kategori SD menjadi salah satu yang paling menyita perhatian dengan jumlah peserta mencapai 19 tim dan dukungan penonton yang memadati tribun pertandingan.
“Penonton yang hadir sangat ramai, terutama dari kalangan ibu-ibu yang mendukung kategori SD sehingga setiap pertandingan SD digelar, atmosfer penonton selalu sangat meriah,” ungkapnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, AFKOT Bogor mempertandingkan tiga kategori, yakni tingkat SD, SMP, dan SMA.
Untuk kategori SD, gelar juara diraih SDN Sukadamai 3 setelah mengalahkan SDN Kebon Pedas 1 di partai final.
Posisi ketiga ditempati SDN Julang, sementara SDN Gunung Batu 1 finis di peringkat keempat.
Di tingkat SMP, SMPN 16 Bogor keluar sebagai juara pertama, disusul SMPN 5 Bogor sebagai runner-up. SMPN 4 Bogor dan SMPN 3 Bogor masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat.
Sementara pada kategori SMA, SMAN 10 Bogor berhasil meraih gelar juara. SMAN 1 Bogor menempati posisi kedua, sedangkan SMA IT BBS dan SMK PGRI 3 Bogor melengkapi daftar empat besar.
Selain trofi dan medali, para juara juga mendapatkan uang pembinaan. Khusus peraih juara pertama di setiap kategori, AFKOT Bogor memberikan sertifikat jalur prestasi yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang jenjang pendidikan berikutnya.
Baca Juga: 4 Kuliner Betawi yang Wajib Dicoba, dari yang Populer hingga yang Mulai Sulit Dicari
“Untuk hadiahnya, kami menyediakan uang pembinaan bagi para juara, trofi, serta medali. Khusus untuk peraih juara pertama, mereka juga mendapatkan sertifikat jalur prestasi,” jelas Agung.
Ia berharap penyelenggaraan Piala Ketua AFKOT pada edisi berikutnya dapat berlangsung lebih meriah dengan jumlah peserta yang semakin banyak serta dukungan penonton yang lebih besar.
“Mudah-mudahan pada jilid ketiga nanti acaranya bisa lebih ramai lagi, jumlah peserta lebih banyak, dan antusiasme penonton di lapangan semakin bagus. Bagaimanapun juga, atmosfer dari bangku penonton sangat dibutuhkan oleh para pemain saat bertanding di lapangan,” pungkasnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin