RADAR BOGOR - Kemenangan dramatis Ekuador atas Jerman bukan hanya menjadi momen bersejarah Piala Dunia bagi tim berjuluk La Tri, tetapi juga menghadirkan kisah emosional dari sang pelatih, Sebastian Beccacece.
Sesaat setelah Gonzalo Plata mencetak gol kemenangan yang memastikan skor 2-1 untuk Ekuador di MetLife Stadium, New Jersey, Jumat (26/6/2026) pagi, Beccacece langsung berlari menuju tribun penonton.
Pelatih asal Argentina itu memanjat pagar pembatas sebelum memeluk anggota keluarganya yang hadir menyaksikan pertandingan.
Baca Juga: Bjb Jadi Bank dengan Layanan Terbaik Melalui Penghargaan INFOBANK-MRI 2026
Momen tersebut, menjadi salah satu selebrasi paling mengharukan dalam turnamen karena memperlihatkan kedekatan sang pelatih dengan keluarga yang selama ini selalu mendukung perjalanan kariernya.
Kemenangan Dipersembahkan untuk Keluarga dan Mendiang Ayah
Usai pertandingan, Sebastian Beccacece, Pelatih Timnas Ekuador menjelaskan, selebrasi tersebut sengaja ia lakukan sebagai bentuk rasa syukur bersama orang-orang terdekat.
Ia mengatakan, ingin menciptakan momen istimewa yang dapat dinikmati bersama istri, ibu, saudara perempuan, hingga sahabat yang hadir langsung di stadion.
Di balik kebahagiaan itu, Beccacece juga mengaku teringat kepada mendiang ayahnya.
Menurut pelatih berusia 45 tahun tersebut, sang ayah memang telah meninggal dunia, namun ia percaya sosok ayahnya ikut menyaksikan kemenangan Ekuador dari surga.
Gol Gonzalo Plata Ukir Sejarah Baru untuk La Tri
Gol yang dicetak Gonzalo Plata tidak hanya memastikan kemenangan atas Jerman, tetapi juga membawa Ekuador melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Pencapaian tersebut menjadi sejarah baru bagi sepak bola Ekuador.
Setelah penantian selama dua dekade, La Tri akhirnya kembali menembus fase gugur turnamen dunia.
Beccacece menilai, keberhasilan itu merupakan hadiah bagi seluruh masyarakat Ekuador yang selama ini memberikan dukungan penuh kepada tim nasional.
Baca Juga: Bansos 2026 Gagal Cair Gegara Terindikasi Game Online Terlarang? Segera Lakukan Ini
Menurutnya, kemenangan tersebut layak dirayakan oleh sekitar 19 juta rakyat Ekuador yang kini menikmati momen bersejarah bersama keluarga dan orang-orang terdekat.
Keberhasilan lolos ke babak 32 besar sekaligus menjadi bukti perkembangan Ekuador di pentas sepak bola internasional di bawah kepemimpinan Sebastian Beccacece. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti