Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tim Sepak Bola Kota Bogor Butuh Liga Usia Muda, Qodrat Maulana: Turnamen Saja Tidak Cukup

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 2 Juli 2026 | 23:04 WIB
Pelatih tim sepak bola Kota Bogor di Popwilda, Qodrat Maulana (kanan) saat hadir di Podcast Radar Bogor, Kamis, 2 Juli 2026. (Aziz/Radar Bogor)
Pelatih tim sepak bola Kota Bogor di Popwilda, Qodrat Maulana (kanan) saat hadir di Podcast Radar Bogor, Kamis, 2 Juli 2026. (Aziz/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pelatih sepak bola Kota Bogor Qodrat Maulana menilai pembinaan pemain usia muda di Kota Bogor belum akan berjalan maksimal jika hanya mengandalkan turnamen. Menurutnya, kompetisi berbentuk liga yang berlangsung rutin jauh lebih efektif untuk mengembangkan kualitas pemain.

Hal itu disampaikan Qodrat saat menjadi narasumber Podcast Bicara Bogor di Graha Pena Bogor, Kamis, 2 Juli 2026.

Menurutnya, turnamen yang hanya berlangsung selama satu hingga dua pekan memang tetap memiliki manfaat. Namun, pola tersebut belum cukup untuk memantau perkembangan pemain secara berkelanjutan.

Baca Juga: Sepak Bola Kota Bogor Raih Emas di Popwilda Jabar 2026, Qodrat Maulana Beberkan Strategi Taklukkan Tim

"Turnamen satu sampai dua minggu memang tidak buruk, tetapi akan jauh lebih baik kalau ada kompetisi berbentuk liga yang bergulir setiap pekan," ujar Qodrat.

Ia menjelaskan, kompetisi yang berjalan rutin akan memudahkan pelatih maupun pencari bakat dalam mengukur perkembangan pemain, baik dari sisi teknik maupun sikap di dalam dan luar lapangan.

"Kalau ada liga, kami sebagai pelatih dan talent scouting lebih mudah melihat perkembangan teknik dan attitude pemain. Pemain juga punya target untuk terus berlatih karena setiap pekan ada pertandingan," imbuhnya.

Qodrat menilai keberadaan liga usia muda juga akan menciptakan persaingan yang sehat antarpemain, mereka dituntut menjaga performa agar tetap mendapat kesempatan bermain sepanjang musim.

Pandangan tersebut disampaikan menjelang persiapan Kota Bogor menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat 2027, setelah berhasil meraih medali emas pada POPWILDA 2026, tim pelatih kembali menargetkan hasil terbaik pada ajang berikutnya.

Untuk mencapai target itu, Qodrat mengatakan proses seleksi pemain akan kembali dilakukan dengan sistem promosi dan degradasi. Selain kemampuan bermain, tim pelatih juga akan memperhatikan aspek gizi, kondisi fisik, psikologi, hingga pendidikan para pemain.

"Kami ingin membangun pemain secara menyeluruh, jadi bukan hanya kemampuan bermain bola, tetapi juga faktor pendukung lainnya," ujarnya.

Qodrat berharap pembinaan sepak bola usia muda di Kota Bogor ke depan didukung dengan kompetisi yang berkesinambungan. Menurutnya, sistem liga akan menjadi fondasi penting untuk mencetak pemain yang siap bersaing di level yang lebih tinggi. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#Qodrat Maulana #kota bogor #sepak bola