RADAR BOGOR - Demam Piala Dunia kian terasa di Kota Bogor. Apalagi kompetisi empat tahun sekali itu kini sudah memasuki babak 16 besar.
Kondisi itu membuat para penggemarnya rela untuk begadang. Apalagi perbedaan waktu antara Kanada, Amerika dan Meksiko membuat pertandingan berlangsung malam.
Meski sesekali begadang untuk menonton pertandingan tidak menjadi persoalan, kebiasaan tersebut sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus.
Sebab, pola tidur yang terganggu dapat berdampak pada kondisi dan kesehatan tubuh jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat.
Pemerhati Olahraga, Heru B Setyawan, mengatakan begadang yang dilakukan berulang selama Piala Dunia berlangsung berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
“Mulai dari gangguan metabolisme, obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi hingga masalah kesehatan mental,” beber Heru pada Radar Bogor.
Baca Juga: Kadin dan PWI Kota Bogor Siap Berkolaborasi Majukan UMKM
Karena itu, ia menyarankan masyarakat menyiasati waktu istirahat agar tetap bisa menikmati pertandingan tanpa mengorbankan kebugaran tubuh.
"Kalau jadwal pertandingan terlalu malam, sempatkan tidur satu sampai dua jam sebelum pertandingan dimulai. Kemudian tambah tidur siang 30 menit,” ujarnya.
Strategi tersebut jadi andalannya saat masih aktif mengikuti berbagai kegiatan pengajian hingga dini hari. Tubuh masih terasa bugar meski kembali beraktivitas.
Heru juga mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri menyaksikan seluruh pertandingan. Ia menyarankan cukup memilih laga tim favorit atau pertandingan-pertandingan penting.
Di sisi lain, pola makan perlu diperhatikan selama begadang. Konsumsi kopi atau minuman berenergi sebaiknya dibatasi agar kualitas tidur tidak semakin terganggu.
Camilan tinggi gula dan lemak juga bisa diganti dengan buah-buahan, kacang-kacangan atau yogurt agar energi tetap stabil.
"Jangan lupa perbanyak minum air putih supaya tubuh tidak mengalami dehidrasi selama menonton," kata Heru dikonfirmasi lebih lanjut, Jumat 3 Juli 2026.
Heru menyarankan agar masyarakat tetap menyempatkan berolahraga ringan, seperti berjalan kaki atau senam selama 15 hingga 30 menit pada pagi hari.
Baca Juga: Sabet Jawara Nasional, Atlet Sepeda Kota Bogor Diganjar Penghargaan
Saat jeda pertandingan, penonton juga dianjurkan berdiri dan berjalan sejenak untuk melancarkan peredaran darah.
Ia menambahkan, menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan juga dapat membantu tubuh tetap fit selama mengikuti rangkaian pertandingan Piala Dunia.
"Silakan menikmati euforia Piala Dunia, tetapi jangan sampai mengorbankan kesehatan. Yang tidak kalah penting, jangan sampai karena begadang menonton pertandingan kita melupakan kewajiban beribadah sesuai agama masing-masing," pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin