Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

FIFA Jelaskan Alasan Gol Kroasia Dianulir saat Lawan Portugal

Yosep Awaludin • Sabtu, 4 Juli 2026 | 11:20 WIB
Bola Adidas yang memiliki sistem IMU dan suasan pertandingan antara Portugal vs Kroasia. (Foto: Laman resmi CNN)
Bola Adidas yang memiliki sistem IMU dan suasan pertandingan antara Portugal vs Kroasia. (Foto: Laman resmi CNN)

RADAR BOGOR – Kekalahan dramatis Kroasia dari Portugal menyisakan kontroversi yang memicu protes keras para pemain.

Seusai pertandingan, sorotan tertuju pada keputusan wasit Espen Eskås yang menganulir gol Kroasia di penghujung laga.

Menanggapi polemik tersebut, FIFA akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Dilansir dari Marca, kubu Kroasia merasa dirugikan karena gol yang mereka harapkan dapat menyamakan kedudukan sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu justru dibatalkan.

Insiden kontroversial terjadi pada menit ke-90+13. Gol yang sempat tercipta ke gawang Portugal akhirnya dianulir setelah sistem pendeteksi pada bola pertandingan menunjukkan adanya sentuhan dari penyerang Kroasia, Igor Matanovic, sebelum proses gol berlangsung.

Dalam rangkaian serangan tersebut, Mario Pasalic mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti yang tampak langsung mengarah ke Josko Gvardiol.

Baca Juga: Argentina Dibuat Ketar-Ketir oleh Cape Verde, Lolos Dramatis ke 16 Besar 

Namun, teknologi mendeteksi bahwa bola lebih dulu mengenai Matanovic, meski sentuhannya sangat tipis dan nyaris tidak terlihat oleh mata.

Sentuhan tersebut dianggap sebagai awal fase permainan yang baru. Akibatnya, ketika Pasalic kembali terlibat dalam proses serangan berikutnya sebelum memberikan umpan kepada Gvardiol, posisinya dinilai sudah berada dalam keadaan offside sehingga gol tidak dapat disahkan.

Untuk meredam perdebatan yang muncul setelah pertandingan, FIFA mengeluarkan penjelasan resmi berdasarkan data dari teknologi Connected Ball yang digunakan pada bola resmi Trionda.

FIFA menjelaskan bahwa data dari sensor di dalam bola menunjukkan adanya kontak yang dilakukan pemain Kroasia bernomor punggung 20, Igor Matanovic, sebelum bola akhirnya masuk ke gawang Portugal.

Informasi tersebut menjadi dasar bagi perangkat pertandingan dalam menetapkan terjadinya offside dan membatalkan gol.

Menurut penjelasan FIFA, teknologi Connected Ball yang terpasang pada bola resmi Trionda menggunakan sensor Inertial Measurement Unit (IMU) yang mampu mendeteksi sentuhan sekecil apa pun terhadap bola.

Data tersebut kemudian ditampilkan kepada penonton melalui visualisasi khusus dalam siaran pertandingan dan memberikan informasi yang sangat presisi kepada wasit untuk membantu proses pengambilan keputusan.

Dengan dukungan teknologi tersebut, perangkat pertandingan dapat menentukan keputusan secara lebih cepat dan akurat, termasuk dalam situasi yang sulit dikenali melalui tayangan ulang maupun pengamatan langsung di lapangan.

Meski FIFA telah memberikan penjelasan teknis, keputusan pembatalan gol tersebut tetap menjadi bahan perdebatan di kalangan pendukung Kroasia dan pencinta sepak bola, mengingat insiden itu terjadi pada momen yang sangat menentukan jalannya pertandingan. (Irsyad/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
#fifa #portugal #kroasia