RADAR BOGOR - Spanyol bersiap menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 yang diprediksi berlangsung sengit.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menghadapi satu keputusan penting menjelang laga tersebut.
Sorotan tertuju pada pemain Spantol Mikel Merino yang tampil impresif sepanjang turnamen.
Gelandang Arsenal itu berulang kali memberikan dampak besar saat masuk dari bangku cadangan.
Tampil Konsisten di Dua Laga Terkahir
Performa konsisten Mikel Merino memunculkan perdebatan soal peluangnya tampil sebagai starter.
Sebagian pihak menilai pemain berusia 30 tahun itu layak mendapat tempat di susunan pemain utama.
Baca Juga: Kekeringan Mulai Melanda Kota Bogor, Perumda Tirta Pakuan Diminta Perluas Jaringan
Namun, ada pula pandangan bahwa kekuatan terbesar Merino justru muncul saat dimainkan sebagai super sub.
Peran tersebut terbukti efektif ketika Spanyol membutuhkan energi baru pada fase akhir pertandingan.
Merino Jadi Senjata Rahasia Spanyol
De la Fuente disebut harus mempertimbangkan keseimbangan tim secara keseluruhan.
Jika Mikel Merino dimainkan sejak menit pertama, Spanyol bisa kehilangan senjata penting dari bangku cadangan.
Selain itu, belum tentu dampak yang diberikannya akan sama seperti saat masuk di tengah pertandingan.
Pada pertemuan terakhir melawan Prancis di UEFA Nations League, Merino memang sempat tampil sebagai starter.
Meski demikian, sistem permainan Spanyol saat ini dinilai lebih cocok dengan Dani Olmo sebagai gelandang serang sejak awal laga. (***)
Editor : Yosep Awaludin