Tenis Jadi Olahraga Paling Ampuh Perpanjang Umur, Ini Faktanya

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi bermain tenis. (Foto: getty Images ) 
Ilustrasi bermain tenis. (Foto: getty Images ) 

RADAR BOGOR — Sebuah riset kesehatan dari The Copenhagen City Heart Study (CCHS) Denmark mengungkapkan temuan menarik terkait olahraga dan angka harapan hidup.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa orang yang rutin bermain tenis memiliki potensi hidup hingga 9,7 tahun lebih lama. 

Angka tersebut tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan dengan orang seumuran yang tidak melakukan aktivitas fisik atau olahraga sama sekali.

Tenis bahkan mengungguli berbagai cabang olahraga populer lainnya dalam hal dampaknya terhadap perpanjangan usia hidup seseorang.

Berdasarkan data studi tersebut, badminton menambah angka harapan hidup 6,2 tahun, diikuti sepak bola 4,7 tahun, dan bersepeda 3,7 tahun.

Sementara itu, olahraga berenang tercatat menambah usia 3,4 tahun dan aktivitas jogging berada di angka 3,2 tahun.

Baca Juga: Penyebab Desil Bansos Naik Tiba-Tiba dan Cara Mengajukan Penurunan Desil

Para peneliti menjelaskan bahwa tenis memberikan perpaduan latihan fisik yang sempurna karena menuntut pergerakan seluruh anggota tubuh.

Pola pergerakannya membentuk interval alami melalui sprint pendek nan intens yang efisien dalam menjaga kebugaran organ jantung.

Selain itu, perubahan arah gerak yang mendadak serta eksplosif terbukti ampuh memperkuat struktur tulang sebagai investasi masa tua.

Tidak hanya mengandalkan fisik, tenis juga menuntut kemampuan kognitif tinggi yang membuat fungsi otak tetap tajam dan aktif.

Setiap pukulan dalam tenis membutuhkan pengambilan keputusan hitungan detik mulai dari mengatur arah bola, antisipasi, hingga mengontrol tenaga.

Tuntutan strategi yang konstan inilah yang dinilai mampu menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif hingga usia lanjut.

Sisi interaksi sosial yang kuat dalam permainan tenis juga menjadi faktor kunci yang membantu mengurangi tingkat stres harian.

Olahraga ini hampir mustahil dilakukan sendirian, sehingga mendorong terbentuknya koneksi sosial positif dan sirkel pertemanan yang sehat. 

Baca Juga: Dua Jenis Bansos yang Masih Cair Hari Ini, Bukan PKH BPNT Tahap 3

Bermain dalam komunitas membuat seseorang merasa lebih terdorong dan konsisten untuk terus berolahraga secara rutin.

Kelebihan utama tenis adalah sifatnya yang adaptif sehingga cocok dipandang sebagai aktivitas fisik sepanjang hayat. 

Meskipun tingkat agresivitas gerak akan menurun seiring bertambahnya usia, tubuh tetap bisa memetik manfaat optimal dari gerakan dasarnya. 

Olahraga ini menjadi opsi investasi kesehatan jangka panjang yang menyenangkan untuk dilakukan bersama rekan maupun keluarga. (Saniah/Tazkia)

Editor : Yosep Awaludin
kesehatan olahraga tenis