RADAR BOGOR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pemanah muda Kota Bogor, Saka Yusuf Rahmadani yang mengharumkan nama Jawa Barat setelah meraih lima medali emas dan satu medali perak pada MilkLife Archery Challenge Kejuaraan Nasional Panahan Junior 2026.
Emas yang diboyong pemanah muda Bogor di ajang Kejurnas Panahan Junior itu, berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada 21–29 Juli 2026.
Pemanah asal Bogor berusia 12 tahun yang merupakan binaan Bukit Cimanggu City Archery Club (BCCAC) itu tampil impresif di divisi Compound U-13.
Baca Juga: KPP se-Kabupaten Bogor Gelar Forum Konsultasi Publik, Jelaskan 3 Aturan Baru bagi Wajib Pajak
Lima medali emas diraihnya dari nomor Compound Men U-13 Qualification 1, Qualification 2, Top Score Compound Men U-13, Mix Team Compound U-13, serta Individual Compound U-13.
Sementara itu, satu medali perak berhasil disumbangkan Saka dari nomor Beregu Putra Compound U-13.
Penampilan gemilang Saka sudah terlihat sejak babak kualifikasi hingga eliminasi. Pada partai final nomor individu, siswa SMP Bina Insani Bogor tersebut berhasil mengalahkan wakil Daerah Istimewa Yogyakarta, Al Ayyubi I. Istadi, dengan skor tipis 146-143.
Baca Juga: Mahasiswa UIKA: Saatnya UMKM Bogor Menembus Pasar Dunia
Usai pertandingan, Saka mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari latihan yang disiplin serta dukungan penuh dari keluarga.
"Aku sangat bersyukur orang tua dan keluarga terus memberikan semangat," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, yakni Yogy Prayitno, Arif Maulana, dan Agung Pratama Siregar, yang terus membimbingnya selama menjalani latihan.
"Kejuaraan ini menjadi pengalaman bertanding yang luar biasa. Saya ingin menjadi atlet panahan dunia seperti Mathias Fullerton," ungkapnya.
Baca Juga: Siswa Jawa Barat Diwajibkan Pungut Sampah di Sekolah
Rasa bangga juga disampaikan ayah Saka, Tommy Eka Rahmadani. Menurutnya, olahraga panahan tidak hanya mengandalkan teknik, tetapi juga membutuhkan kekuatan mental dan stamina yang baik.
Tommy berharap keberhasilan putranya di Kejurnas menjadi awal menuju prestasi yang lebih tinggi, mulai dari Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga SEA Games dan Olimpiade.
Ajang MilkLife Archery Challenge Kejurnas Panahan Junior 2026 sendiri mempertandingkan tiga divisi, yakni Nasional, Recurve, dan Compound untuk berbagai kelompok usia. Seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti babak kualifikasi sebelum bersaing pada fase eliminasi hingga partai final.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga