Dari Asian Games hingga Piala AFF 2026, Stadion Gelora Pakansari Bogor Terus Dipercaya Gelar Ajang Internasional

Muhammad Ali • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 21:13 WIB
Pekerja lakukan perawatan area Gelora Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kamis (23/7/2026). Pemerintah Kabupaten Bogor bersama PSSI terus melakukan berbagai penyempurnaan sesuai rekomendasi yang telah diberikan, selain itu Stadion Pakansari menjadi perhatian karena Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua laga kandang. Skuad Garuda akan menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026 dan Vietnam pada 3 Agustus 2026 pada babak penyisihan Grup A Piala AFF 2026. Foto : Hendi Novian / Radar Bogor
Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor kerap menjadi lokasi pertandingan tingkat internasional. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Gelora Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, kembali membuktikan diri sebagai salah satu venue olahraga terbaik di Indonesia. 

Setelah sukses menjadi lokasi berbagai ajang bergengsi, kini kompleks olahraga bertaraf internasional itu kembali dipercaya menjadi markas Timnas Indonesia pada babak grup Piala AFF 2026 (ASEAN Hyundai Cup 2026).

Kepercayaan tersebut semakin mengukuhkan posisi Gelora Pakansari sebagai ikon olahraga Kabupaten Bogor yang telah memenuhi standar internasional. 

Stadion utama di kawasan ini memiliki kapasitas sekitar 30.000 hingga 31.000 penonton dengan seluruh tribun menggunakan kursi tunggal (single seat) serta dilengkapi atap pelindung yang memberikan kenyamanan bagi penonton.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebut Stadion Gelora Pakansari merupakan salah satu kebanggaan Kabupaten Bogor yang telah diakui kualitasnya.

Baca Juga: Mengulik Asal Usul Nama Gunung Putri Bogor, dari Gunung yang Kini Tinggal Bukit

"Kita punya Stadion Pakansari yang mana sudah berstandar internasional," ujarnya kepada Radar Bogor.

Menurutnya, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas olahraga yang tersedia di kawasan Gelora Pakansari.

Salah satunya Lapangan Panahan Pakansari yang selama ini tidak hanya digunakan untuk latihan dan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala besar seperti konser musik, bazar UMKM hingga tablig akbar.

"Semua masyarakat dapat menggunakannya," tutur Rudy.

Sebagai kompleks olahraga terpadu seluas sekitar 60 hektare dengan lapangan utama menggunakan kombinasi rumput bermuda berkualitas tinggi yang dirawat sesuai standar FIFA. 

Stadion juga memiliki lintasan atletik sepanjang 400 meter berstandar internasional yang mengelilingi lapangan.

Fasilitas lainnya meliputi ruang ganti pemain berstandar kompetisi internasional, bangku cadangan (bench) baru yang lebih modern, tribun ramah disabilitas, lima layar besar (big screen), serta papan skor video digital. 

Di dalam kawasan Gelora Pakansari juga terdapat GOR Laga Tangkas dan GOR Laga Satria yang mendukung berbagai cabang olahraga lainnya.

Rekam jejak Gelora Pakansari sebagai penyelenggara event internasional pun tidak diragukan. 

Stadion ini sebelumnya sukses menjadi salah satu venue Asian Games 2018 dan menggelar pertandingan Piala AFF 2016. 

Kini, pada Piala AFF 2026, Gelora Pakansari kembali dipercaya menjadi kandang Timnas Indonesia untuk menjamu tim nasional Kamboja dan Vietnam pada fase grup.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengatakan pihaknya langsung melakukan pembenahan setelah Gelora Pakansari ditunjuk sebagai lokasi pertandingan Piala AFF 2026.

Ia mengungkapkan, kapasitas penonton yang disiapkan dalam ajang tersebut mencapai 27.000 orang sesuai ketentuan penyelenggara.

Asnan juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan fasilitas stadion selama penyelenggaraan pertandingan berlangsung.

"Saya menghimbau untuk masyarakat Kabupaten Bogor khususnya, walaupun luar masyarakat Bogor mari kita jaga Stadion Pakansari, jangan meninggalkan sampah, karena sampah bukan tanggungjawab pemerintah saja, tanggungjawab semua," pungkasnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
bogor stadion pakansari