RADAR BOGOR – Sebanyak 53 pertandingan tinju digelar dalam ajang Gladiator Bogor Arena II Boxing 2026 di GOR Indoor Pajajaran, Sabtu 1 Agustus 2026.
Gladiator Boxing ini menjadi wadah bagi pelajar, komunitas, hingga petinju umum untuk menyalurkan energi melalui olahraga.
Ketua Pelaksana Gladiator Bogor Arena II Boxing 2026, Apit Gunawan mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk melanjutkan kesuksesan ajang serupa pada tahun sebelumnya.
Selain pembinaan atlet muda, kompetisi ini juga membawa pesan kampanye “Stop Tawuran, Jauhi Narkoba, Raih Prestasi”.
“Tujuan utama dari penyelenggaraan ini adalah mencari bibit-bibit unggul dari kalangan pelajar. Kami ingin menyalurkan energi positif melalui olahraga tinju,” ujar Apit.
Ia menyebut, antusiasme peserta pada pelaksanaan kedua ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Hore, Laman Cek Bansos Berubah Periode Juli-September 2026, KPM di Daerah Ini Tarik Saldo Tahap 3
Total terdapat 53 pertandingan dengan jumlah peserta hampir mencapai 135 atlet dari berbagai kategori.
Kategori yang dipertandingkan meliputi pelajar SMA, alumni SMA, komunitas, camp, serta kategori umum.
Mayoritas peserta pada hari pertama didominasi pelajar SMA dengan kelas berat sekitar 65 kilogram.
Apit menambahkan, para juara dalam ajang ini akan mendapatkan pembinaan lanjutan melalui kerja sama dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina).
Mereka akan diproyeksikan menjadi atlet berprestasi di tingkat daerah hingga nasional.
“Ke depannya kami bekerja sama dengan Pertina sebagai pelaksana dan pencari bibit untuk mengorbitkan mereka menjadi atlet profesional,” katanya.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengapresiasi penyelenggaraan Gladiator Bogor Arena yang dinilai menjadi ruang positif bagi anak muda.
Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah untuk mengarahkan energi dan bakat generasi muda.
“Catatan akhir sekolah selama ini membina atlet-atlet muda Bogor serta para calon atlet. Kalau mereka berprestasi melalui kompetisi berjenjang ini, insya Allah akan menjadi atlet Kota Bogor masa depan,” kata Dedie.
Dedie menilai masih banyak anak muda dengan energi besar yang membutuhkan wadah untuk berkembang. Ia mencontohkan fenomena tawuran pelajar yang dapat dialihkan melalui kegiatan olahraga.
Baca Juga: 313 ASN Perebutkan 31 Jabatan, Bupati Bogor Pimpin Langsung Wawancara Seleksi Terbuka
“Dulu anak-anak STM suka bentrokan, sekarang berbakti dan menjadi atlet. Yang penting ada wadahnya. Wadah itu butuh orangnya, orang itu butuh dananya,” ujarnya.
Ia menyebut Pemkot Bogor terbuka untuk mendukung kegiatan serupa agar terus berlanjut.
Gladiator Bogor Arena juga telah menjadi agenda tahunan yang sebelumnya digelar di Pakansari dan tahun ini berpindah ke GOR Indoor Pajajaran.
Sementara itu, perwakilan Pertina Agust Jovan Latuconsina mengatakan, pihaknya siap mendukung pembinaan atlet muda hasil kompetisi tersebut.
Menurutnya, olahraga tinju dapat menjadi alternatif bagi anak muda untuk menyalurkan semangat kompetitif secara positif.
“Kami ingin membina anak-anak muda Kota Bogor dan Bogor Raya. Daripada tawuran di jalan, lebih baik bertanding di atas ring. Ada wasitnya, ada prestasinya, ada penghargaan, dan ada hadiahnya,” ucap Agust.
Ia berharap para juara Gladiator Bogor Arena II Boxing 2026 dapat terus dikembangkan hingga menjadi atlet yang mampu bersaing di level provinsi maupun nasional. (uma)
Editor : Yosep Awaludin