Pertemuan kedua tim itu dinilai jadi laga big match. Meski pertandingan berlangsung di Bali, tetapi euforia dari suporter kedua tim sampai ke Kota Bogor.
Pemerintah Kota Bogor pun mulai menyiapkan sejumlah langkah strategis, untuk mengantisipasi kericuhan yang terjadi diantara kedua supurter.
Baca Juga: Pertamina Dapat Penghargaan Jawa Pos Digital Excellence Award 2026, Ini Strategi Komunikasinya
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan pihaknya akan menerjunkan tim tangkas untuk berpatroli ke titik-titik yang rawan bentrok.
“Tim tangkas itu terdiri dari Pol PP, Dishub BPBD hingga Dinsos. Kita coba patroli ke titik-tirik yang biasanya rawan bentrok,” kata Jenal di Suryakencana.
Jenal belum mengetahui pasti berapa jumlah personel yang diterjunkan. Pihaknya berencana akan mengikut sertakan aparat penegak hukum.
“Saya belum berani bilang berapa jumlahnya karena inikan gabungan Forkopimda dari Kepolisian dan TNI. Nanti coba kita baca peta resikonya,” ujar Jenal.
Kedua suporter diharapkan dapat kondusif melihat apapun hasil akhirnya. Apalagi ini sudah masuk bulan Agustus, bertepatan dengan momen Kemerdekaan.
“Siapa pun pemenangnya kalian tetap bangsa Indonesia, harus saling mencintai menghargai dan rasa persaudaraan harus diutamakan,” tegas Jenal.
Pertandingan sepak bola disebut Jenal bukan hanya soal siapa pemenangya dan siapa yang paling hebat. Ini adalah wadah untuk mencari talenta terbaik.
“Event sepak bola bukan mencari siapa pemenang seyogayanya adalah sebuah sarana untuk mencari kualitas-kialitas pemain terbaik,” pungkasnya (bay)
Editor : Eka Rahmawati