RADAR BOGOR – Tokoh nasional Mohammad Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, menyambangi para atlet disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor.
Kunjungan Babah Alun itu untuk memberikan motivasi sekaligus membangkitkan semangat para atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda).
Pertemuan berlangsung di Gedung Pusdai, Cibinong, Kabupaten Bogor, atas permintaan para atlet melalui Ketua Kontingen Atlet NPCI Kabupaten Bogor ajang Peparda VII Jawa Barat 2026, Denny Achmad yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.
Kehadiran Babah Alun disambut antusias para atlet. Dalam kesempatan itu, ia berbagi pengalaman hidup sekaligus memberikan motivasi agar para atlet tetap percaya diri, pantang menyerah, dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
"Kita patut bersyukur atas apa yang kita miliki. Teman-teman penyandang disabilitas mungkin memiliki keterbatasan fisik, tetapi semangat mereka luar biasa dan itu menjadi inspirasi bagi kita semua," ujar Babah Alun usai bertemu para atlet NPCI Kabupaten Bogor, Kamis 6 Agustus 2026.
Ajak Pemerintah dan Swasta Bersinergi
Babah Alun menegaskan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan dunia usaha dan masyarakat.
Baca Juga: Pelaksanaan WFH Bagi ASN di Kota Bogor Diperpanjang, Diklaim Hemat Rp1 Miliar Tiap Bulan
Menurutnya, kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah sangat penting agar penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang sama, baik di bidang olahraga maupun dunia kerja.
"Kita perlu bergandengan tangan antara pemerintah dan sektor swasta. Mereka harus diberikan ruang untuk berkembang, baik sebagai atlet maupun mendapatkan kesempatan bekerja sesuai kemampuan yang dimiliki," tuturnya.
Berbagi Pengalaman Membuka Kesempatan Kerja
Dalam kesempatan tersebut, Babah Alun juga menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai Komisaris di Indosiar.
Ia menyebut perusahaan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk berkarier di berbagai bidang sesuai kompetensinya.
Menurutnya, keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang untuk berkarya apabila seseorang diberi kesempatan dan kepercayaan.
"Di tempat kami, penyandang disabilitas juga mendapatkan kesempatan bekerja sesuai keahlian masing-masing. Yang terpenting adalah memberikan ruang agar mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya," ungkapnya.
Ia pun berharap semakin banyak perusahaan yang membuka peluang serupa sehingga penyandang disabilitas memiliki akses yang lebih luas terhadap dunia kerja.
Babah Alun juga menitipkan harapan kepada Denny Achmad agar, jika kelak memperoleh amanah yang lebih besar, dapat terus mendorong para pelaku usaha untuk menghadirkan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas.
"Harapan saya, kesempatan yang sama dapat terus diperluas sehingga teman-teman penyandang disabilitas memperoleh hak yang setara dalam dunia kerja," katanya.
Atlet Ingin Lebih Banyak Bertemu Tokoh Nasional
Sementara itu, Ketua Kontingen Atlet NPCI Kabupaten Bogor ajang Peparda VII Jawa Barat 2026, Denny Achmad menjelaskan bahwa kunjungan Babah Alun merupakan aspirasi langsung dari para atlet yang ingin mendapatkan motivasi dari tokoh nasional.
Baca Juga: Kemarau Diprediksi Panjang, Bagaimana Produksi Air di Kota Bogor? Begini Kata Tirta Pakuan
"Kehadiran Babah Alun hari ini merupakan permintaan dari para atlet. Mereka ingin memperoleh motivasi dan semangat menjelang pelaksanaan Peparda," ujar Denny.
Ia menambahkan, pihaknya akan berupaya mewujudkan keinginan atlet untuk menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif lainnya pada kesempatan berikutnya.
"Babah Alun menjadi tokoh pertama yang hadir memberikan motivasi. Ke depan kami akan mencoba menghadirkan tokoh nasional lainnya. Bahkan, para atlet juga berharap bisa bertemu Raffi Ahmad. Mudah-mudahan harapan tersebut dapat kami wujudkan," pungkasnya. (abl)
Editor : Yosep Awaludin