RADAR BOGOR – Klub Liga 1 Malut United FC resmi berganti identitas menjadi Java United FC sekaligus memindahkan home base dari Ternate, Maluku Utara, ke Kota Semarang, Jawa Tengah.
Perubahan nama dan domisili tersebut telah memperoleh pengesahan dari PSSI dalam Kongres Biasa yang diselenggarakan pada Senin, 3 Agustus 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi klub dalam menyongsong kompetisi Liga Indonesia musim baru.
Resmi Berkandang di Stadion Jatidiri Semarang
Mulai bergulirnya musim 2026/2027, Java United FC akan menjadikan Stadion Jatidiri, Semarang, sebagai markas resmi untuk menggelar pertandingan kandang.
Bersamaan dengan perubahan identitas klub, manajemen juga memperkenalkan julukan baru, Laskar Kepodang Emas.
Nama tersebut diambil dari burung kepodang yang dikenal sebagai salah satu fauna khas sekaligus identitas Provinsi Jawa Tengah.
Baca Juga: Update Bansos PKH Tahap 3 Cair 7 Agustus: Cek Daftar Daerah yang Masuk
Alasan Pindah Markas Demi Efisiensi Kompetisi
Manajemen klub menjelaskan bahwa keputusan memindahkan home base dilakukan dengan mempertimbangkan aspek efisiensi perjalanan selama kompetisi berlangsung.
Dengan mayoritas peserta Liga Indonesia bermarkas di Pulau Jawa, perpindahan ke Semarang diharapkan dapat mengurangi waktu tempuh saat menjalani laga tandang. Kondisi tersebut dinilai akan membantu menjaga kebugaran pemain sepanjang musim yang padat.
Training Ground di Ternate Tetap Beroperasi
Meski tidak lagi menggunakan Ternate sebagai kandang utama, Java United FC memastikan fasilitas training ground yang telah dimiliki di kota tersebut tetap dipertahankan.
Ke depan, kompleks latihan itu akan difungsikan sebagai pusat pembinaan talenta muda melalui Akademi Merah Putih yang dikembangkan bersama klub asal Portugal, SL Benfica.
Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat memperkuat sepak bola Indonesia di masa mendatang.
Siap Menatap Era Baru
Dengan identitas baru sebagai Java United FC, markas baru di Semarang, serta program pengembangan pemain usia dini yang tetap berjalan di Ternate, klub berharap dapat membuka lembaran baru sekaligus meningkatkan daya saing pada kompetisi Liga Indonesia musim 2026/2027.
Transformasi ini menjadi salah satu perubahan besar menjelang bergulirnya musim baru dan diharapkan mampu membawa Java United FC tampil lebih kompetitif dalam persaingan di kasta tertinggi sepak bola nasional. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin