RADAR BOGOR – Sebanyak 473 rider dari 18 provinsi ambil bagian dalam ajang Criterium Bupati Cup 2026 Tour Malasari Halimun Salak Series 2 yang digelar di ring road Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Event balap sepeda tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 8-9 Agustus 2026, dengan mempertandingkan dua kategori utama, yaitu road race dan mountain bike (MTB).
Pada hari pertama, Bupati Cup 2026 Tour Malasari Halimun Salak Series 2 mempertandingkan nomor criterium dengan tujuh nomor lomba, seluruh pertandingan digelar di lintasan Gelora Pakansari.
Sementara pada hari kedua, Minggu, 9 Agustus 2026, para peserta akan mengikuti nomor Individual Road Race (IRR) dan MTB Uphill yang berlangsung di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kabupaten Bogor Tedi Kurniawan mengatakan untuk nomor IRR peserta akan memulai balapan dari Stadion Pakansari dan finis di Lapangan Citalahab, Desa Malasari.
Baca Juga: Pemkab dan Pemkot Bogor Sinergi Percepat Pengolahan Sampah di PSEL Galuga Menjadi Energi
Sementara itu, nomor MTB Uphill akan dimulai dari Kantor Kecamatan Nanggung dengan garis finis di Lapangan Citalahab.
Tedi menyebut animo peserta pada gelaran tahun ini cukup tinggi. Bahkan, jumlah peserta meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Pada 2025, jumlah peserta hanya 222 orang. Tahun ini meningkat menjadi 473 peserta dari 78 kota dan kabupaten yang ada di 18 provinsi,” terangnya kepada Radar Bogor.
Menurutnya, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa Bupati Cup 2026 Tour Malasari Halimun Salak Series 2 mampu menarik perhatian peserta dari berbagai daerah, bahkan berpotensi menjangkau peserta mancanegara.
“Event ini akan menjadi agenda tahunan, dan menjadi salah satu poin untuk pembinaan para atlet,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan balap sepeda tersebut.
Ia menjelaskan, ajang ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus bukti bahwa Kabupaten Bogor mampu menjadi tuan rumah penyelenggaraan event olahraga berskala nasional maupun internasional.
Ia menegaskan, olahraga tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan perolehan juara. Lebih dari itu, olahraga harus menjadi sarana membangun karakter, menjaga etika, serta menerapkan pola hidup sehat.
“Setiap kompetisi ada yang kalah dan menang, tapi yang utama adalah menjaga sportivitas,” tegas pria yang akrab disapa Kang Atep tersebut.
Politisi Gerindra itu juga menilai setiap prestasi yang diraih atlet tidak hanya membawa nama baik daerah, tetapi juga dapat mengangkat harkat dan derajat Indonesia di mata dunia.
Selain aspek olahraga, penyelenggaraan Tour Malasari Halimun Salak Series 2 juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Event tersebut menjadi bagian dari konsep Sport and Tourism, sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kami ini mengajak wisatawan melihat wilayah yang ada di Kabupaten Bogor, salah satunya Desa Malasari, yang tidak kalah indahnya dengan daerah lain, seperti kawasan Puncak,” ucapnya.
“Pemkab Bogor menginginkan ada dampak yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat di daerah Malasari,” tambahnya.
Penyelenggaraan event ini turut dihadiri Ketua ICF Jawa Barat Iman Firmansyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, sejumlah pimpinan SKPD, serta perwakilan TNI-Polri di Kabupaten Bogor. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati