RADAR BOGOR - Persiapan cabang olahraga (cabor) drum band menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 mulai dimatangkan. Salah satunya melalui pelaksanaan technical meeting yang digelar di Balai Rakyat Komplek DPRD Kota Bogor, Senin, 10 Agustus 2026.
Pertemuan teknis tersebut diikuti delapan kontingen yang akan ambil bagian dalam kompetisi. Selain Kota Bogor sebagai tuan rumah, terdapat tujuh daerah peserta hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jabar 2026, yakni Kota Bandung, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut dan Kabupaten Cirebon.
Usai mengikuti technical meeting, para perwakilan kontingen turut melakukan peninjauan terhadap sejumlah lokasi yang telah disiapkan sebagai arena pertandingan drum band. Venue tersebut meliputi GOR Indoor A Pajajaran, Stadion Pajajaran serta kawasan Summarecon Bogor.
Baca Juga: Status Bansos Tahap 3 'Exclude' dan Gagal Cair? Begini Cara Memperbaikinya
Ketua Panitia Cabor Drum Band, Muhammad Hutri, menjelaskan bahwa terdapat 10 nomor pertandingan yang akan diperebutkan dalam ajang Porprov Jabar 2026.
Nomor yang dipertandingkan mencakup Lomba Ketepatan dan Ketahanan Berbaris (LKKB) dengan kategori 6.000 meter putri, 8.000 meter putra, serta nomor 6.000 meter dan 8.000 meter campuran.
Selain itu, terdapat Lomba Baris Jarak Pendek (LBJP) yang mempertandingkan nomor 600 meter putri, 800 meter putra, serta kategori 600 meter dan 800 meter campuran. Dua nomor lainnya adalah Lomba Unjuk Gelar (LUG) dan Lomba Berbaris (LBB) kategori campuran.
“Acara hari ini bertujuan menjelaskan tentang teknis pelaksanaan cabor drum band di Porprov Jabar 2026 sekaligus meninjau venue pertandingan,“ ujar Hutri.
Hutri menyampaikan bahwa technical meeting tersebut digelar untuk memberikan pemahaman kepada seluruh peserta mengenai mekanisme dan teknis pelaksanaan pertandingan drum band pada Porprov Jabar 2026.
Agenda tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan secara langsung lokasi yang nantinya digunakan sebagai venue pertandingan.
Pertandingan drum band dijadwalkan berlangsung selama sepekan, yakni pada 9 hingga 15 November 2026. Tiga lokasi telah ditentukan untuk menggelar seluruh nomor pertandingan.
GOR Indoor A Pajajaran akan digunakan untuk pelaksanaan LUG dan LBB. Sementara nomor LBJP dijadwalkan berlangsung di lintasan atletik Stadion Pajajaran. Adapun kawasan Summarecon Bogor dipilih sebagai lokasi pelaksanaan nomor LKKB.
Menurut Hutri, peninjauan venue oleh para delegasi menjadi bagian penting dari persiapan karena memberikan gambaran nyata mengenai kondisi lokasi yang akan digunakan saat kompetisi berlangsung. Dengan demikian, setiap kontingen dapat mempersiapkan strategi dan kebutuhan teknisnya lebih matang.
Sementara itu, Ketua Pengurus Kota Persatuan Drum Band Indonesia (Pengkot PDBI) Bogor, Zenal Abidin, memastikan Kota Bogor siap menjalankan perannya sebagai tuan rumah dengan memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan cabor drum band Porprov Jabar 2026.
Zenal menilai technical meeting yang telah dilaksanakan merupakan tahap awal dari rangkaian persiapan. Menjelang hari pertandingan, koordinasi dan pertemuan lanjutan akan kembali dilakukan guna memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara optimal.
Mengenai target prestasi, Zenal optimistis kontingen drum band Kota Bogor dapat meningkatkan pencapaian dibandingkan Porprov 2022. Pada gelaran sebelumnya, Kota Bogor berhasil mengoleksi satu medali emas, dua perak dan dua perunggu.
Untuk Porprov Jabar 2026, pihaknya menargetkan raihan dua hingga tiga medali emas. Target tersebut menjadi motivasi bagi tim drum band Kota Bogor untuk tampil maksimal sekaligus memperbaiki pencapaian pada ajang sebelumnya.
“Insyaallah dua hingga tiga medali emas bisa kami raih,“ tukasnya. (rur)
Editor : Eka Rahmawati