RADAR BOGOR - Taekwondo Kota Bogor kembali mencatatkan prestasi di level internasional setelah Agus Kuswantoro dinobatkan sebagai peserta terbaik dalam International Taekwondo Master Qualification Course 2026.
Agus meraih penghargaan pada kategori Foreign Master, yang diikuti 50 peserta dari 31 negara. Kegiatan tersebut berlangsung di Kukkiwon World Taekwondo Headquarter, Seoul, Korea Selatan, pada 12–14 Agustus 2026.
Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Kota Bogor Rudy Mashudi menyambut positif pencapaian Agus. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa kualitas sumber daya manusia Taekwondo di Kota Bogor mampu mendapatkan pengakuan dan bersaing di tingkat internasional.
Rudy menilai penghargaan yang diperoleh Agus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Bogor sekaligus menunjukkan kualitas para pelatih dan praktisi Taekwondo daerah yang telah memenuhi standar kompetensi internasional.
Baca Juga: 577 Warga Binaan Lapas Paledang Bogor Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3 di Antaranya Langsung Bebas
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Bogor, penghargaan yang diraih Master Agus menunjukkan bahwa sumber daya manusia Taekwondo Kota Bogor memiliki kualitas yang diakui di tingkat internasional,” ujar Rudy kepada wartawan, Senin, 17 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan program sertifikasi khusus yang diperuntukkan bagi master Taekwondo dari berbagai negara. Program ini ditujukan untuk memperoleh sertifikasi internasional kelas I dan II.
Untuk mengikuti program tersebut, peserta harus memenuhi persyaratan minimal memiliki sabuk hitam DAN 6 yang diterbitkan oleh Kukkiwon. Dari sembilan peserta yang mewakili Indonesia, tujuh di antaranya berasal dari Kota Bogor.
Ketujuh peserta tersebut adalah Master Agus Kuswantoro, Master Mulyadi Djansen, Master Yana Suryana, Master Bernhard N. Lumowa, Master Irwan Nugraha Kurnia, Master Mukhlis Ba Alwi, dan Master Andrey Pranajaya.
Rudy menyebut banyaknya peserta asal Kota Bogor dalam kegiatan sertifikasi tersebut menunjukkan keseriusan para master dalam meningkatkan kompetensi dan kemampuan profesional mereka. Dominasi tersebut juga menjadi gambaran bahwa para pelatih di Kota Bogor aktif mengikuti pendidikan serta sertifikasi yang berstandar internasional.
Prestasi Agus sekaligus menambah catatan positif Taekwondo Kota Bogor sepanjang 2026. Sebelumnya, pada Mei 2026, Master Yedi Haryadi dan Master Sisca Febriani juga memperoleh predikat peserta terbaik dalam 3rd Class International Master Course yang digelar di Malaysia.
Rudy berharap rangkaian prestasi tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi atlet, pelatih, maupun praktisi Taekwondo di Kota Bogor untuk terus mengembangkan kemampuan.
Ia juga berharap capaian para master dapat membuka jalan bagi semakin banyak talenta Taekwondo Kota Bogor untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Pengcab Taekwondo Indonesia Kota Bogor, lanjut Rudy, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya peningkatan kualitas atlet dan pelatih.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, prestasi olahraga Taekwondo di Kota Bogor diharapkan semakin berkembang dan mampu membawa nama daerah ke panggung internasional.
“Kami berharap prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berlatih dan mengembangkan diri, Pengcab Taekwondo Indonesia Kota Bogor akan terus mendukung peningkatan kualitas atlet maupun para pelatih,” pungkasnya.(rur)
Editor : Eka Rahmawati