RADAR BOGOR – Los Angeles Lakers kembali mencuri perhatian, tetapi bukan karena performa di kompetisi NBA.
Los Angeles Lakers segera memasuki era kepemilikan baru setelah kesepakatan penjualan mencapai US$12,5 miliar atau sekitar Rp200 triliun.
Nilai transaksi tersebut menjadikan Los Angeles Lakers sebagai penjualan tim olahraga profesional dengan harga tertinggi yang pernah tercatat di dunia.
Kesepakatan ini masih harus melalui sejumlah tahapan sebelum kepemilikan baru Lakers resmi berlaku.
Pembeli Lakers adalah Josh Kushner, pendiri perusahaan modal ventura Thrive Capital yang juga diketahui memiliki saham minoritas di Miami Heat.
Ia bergabung dengan Bob Iger, mantan CEO Disney, dalam kesepakatan besar tersebut.
Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tampil Serba Merah di Istana Negara, Penampilan Kompak Banjir Pujian
Meski nilai transaksi telah disepakati, proses akuisisi belum sepenuhnya selesai. Kesepakatan masih membutuhkan persetujuan dari Dewan Gubernur NBA.
Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung di New York pada September mendatang.
Baru 14 Bulan, Lakers Kembali Berpindah Tangan
Perubahan kepemilikan Lakers menjadi semakin menarik karena berlangsung hanya sekitar 14 bulan setelah Mark Walter, pemilik Los Angeles Dodgers, mengambil alih mayoritas saham waralaba tersebut dari keluarga Buss.
Pada pertengahan 2025, Walter membeli saham mayoritas Lakers dengan nilai sekitar US$10 miliar. Saat itu, transaksi tersebut menjadi rekor penjualan tim olahraga termahal.
Kini, Lakers kembali berpindah tangan dengan nilai yang jauh lebih tinggi. Walter pun berpotensi memperoleh keuntungan signifikan dari penjualan kepada konsorsium yang dipimpin Kushner dan Iger.
Lakers dan Deretan Legenda NBA
Los Angeles Lakers merupakan salah satu klub paling terkenal dalam sejarah olahraga Amerika Serikat.
Waralaba ini memiliki koleksi banyak gelar NBA dan pernah menjadi rumah bagi sejumlah pemain terbesar dalam sejarah basket.
Nama-nama seperti Magic Johnson, Kobe Bryant, Shaquille O'Neal, hingga LeBron James pernah menjadi bagian penting dari perjalanan Lakers.
Saat ini, Luka Dončić menjadi salah satu pemain utama yang menjadi tumpuan Lakers.
Dončić mengambil peran sentral setelah LeBron James memilih melanjutkan karier bersama Philadelphia 76ers pada musim panas ini.
Baca Juga: 3 Rilisan Musik Terbaru Indonesia: Ardhito Pramono, Gabriel Prince hingga Nadine Makalew
Dončić menyambut positif perubahan kepemilikan tersebut. Ia berharap era baru bersama pemilik baru dapat menjadi awal untuk membangun sesuatu yang istimewa bagi Lakers.
Dukungan juga datang dari legenda Lakers, Magic Johnson. Ia optimistis kombinasi Josh Kushner dan Bob Iger dapat membantu membawa kembali kejayaan Lakers di Los Angeles.
Nilai Bisnis Olahraga Amerika Terus Melonjak
Transaksi Lakers kembali memperlihatkan betapa besar nilai ekonomi industri olahraga profesional di Amerika Serikat.
Nilai sebuah waralaba tidak hanya ditentukan oleh prestasi di lapangan. Hak siar televisi, kontrak sponsor, penjualan tiket, merchandise, serta jumlah dan loyalitas penggemar menjadi bagian penting yang membuat valuasi klub terus meningkat.
Dengan nilai US$12,5 miliar, kesepakatan Lakers menjadi gambaran besarnya potensi bisnis olahraga profesional sekaligus menunjukkan posisi kuat NBA sebagai salah satu kompetisi olahraga paling bernilai di dunia.
Meski kesepakatan penjualan telah tercapai, proses pergantian kepemilikan masih menunggu penyelesaian uji tuntas dan persetujuan resmi NBA.
Setelah seluruh tahapan tersebut rampung, barulah kepemilikan baru Los Angeles Lakers dapat berlaku secara resmi. (Ara/Tazkia)
Editor : Yosep Awaludin