RADAR BOGOR - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor menegaskan komitmennya terhadap pembinaan cabang olahraga (cabor) prestasi.
Hal itu disampaikan Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, saat menyampaikan pandangannya terkait pembinaan atlet-atlet potensial di masa depan.
Menurutnya, pengurus cabang (pengcab) olahraga memiliki peranan sangat penting dalam memantau dan menyiapkan para atletnya. Hal itu merupakan tugas utama dan tanggung jawab dalam pembinaan prestasi.
“Kami melakukan sinergitas dengan pengcab. Ini lebih kepada sharing progres pembinaan,” ujar Dedy, Kamis, 20 Agustus 2026.
Dedy mengatakan, KONI hanya sebatas melakukan pembinaan sport science kepada keseluruhan atlet. Kemudian evaluasi kegiatan masing-masing cabor termasuk atlet dan pelatih.
Baca Juga: 3 Kepala Dinas Dilantik, Wali Kota Bogor Ingatkan Pejabat Jangan Suka Pamer
Dedy bersyukur Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menaruh perhatian besar terhadap cabor prestasi, ada sarana dan prasarana (sarpras) sarpras yang dibangun.
Pemkot Bogor memberikan dukungan penuh pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang akan berlangsung pada 7 sampai 20 November 2026.
Di antaranya melalui penyiapan dana hibah puluhan miliar rupiah, percepatan infrastruktur seperti renovasi GOR Pajajaran, penyediaan layanan medis, serta jaminan kesejahteraan dan peluang kerja bagi atlet berprestasi.
Salah satunya kesejahteraan atlet, selain mendapatkan insentif rutin dari KONI, kemudian bonus bagi juara turnamen multievent seperti Porprov, Popda, Popnas, PON, SEA Games hingga Asian Games dari pemkot sangat maksimal dan konsisten.
“Kota Bogor juga sudah punya Perda Keolahragaan sebagai payung hukum untuk menjamin kesejahteraan atlet dan peluang berkarier sebagai pegawai di lingkungan Pemkot/BUMD. Kemudian menggandeng delapan rumah sakit mitra di Kota Bogor guna menyiagakan pelayanan medis bagi seluruh atlet yang berlaga,” tukasnya.(rur)
Editor : Eka Rahmawati