Inggris Tampil Dominan di Test Kriket Pertama Lawan Pakistan, Joe Root Langsung Bersinar

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:08 WIB
Inggris memulai era baru Test Kriket dengan tampil dominan atas Pakistan di Headingley, Leeds. Joe Root resmi kembali menjadi kapten menggantikan Ben Stokes yang pensiun dari format Test. Foto: England Cricket/ECB.
Inggris memulai era baru Test Kriket dengan tampil dominan atas Pakistan di Headingley, Leeds. Joe Root resmi kembali menjadi kapten menggantikan Ben Stokes yang pensiun dari format Test. Foto: England Cricket/ECB.

RADAR BOGOR – Inggris mengawali rangkaian tiga pertandingan Test Kriket melawan Pakistan dengan performa meyakinkan.

Laga pembuka Test berlangsung di Headingley, Leeds, Rabu, 19 Agustus 2026, sekaligus menjadi awal era baru bagi tim tuan rumah Inggris.

Pertandingan ini menandai perubahan besar dalam skuad Inggris setelah Ben Stokes memutuskan pensiun dari format Test Kriket dan era kepelatihan Brendon McCullum berakhir.

Baca Juga: Tak Lagi Menunggu, Rp600 Ribu Bansos BPNT Tahap 3 Mulai Terpantau di KKS BRI

Joe Root kembali dipercaya menjadi kapten Inggris untuk periode keduanya setelah sebelumnya memimpin tim pada 2017 hingga 2022.

Untuk sementara, posisi pelatih diisi Marcus Trescothick sebelum Stephen Fleming mengambil alih pada Desember mendatang.

Di kubu Pakistan, absennya Babar Azam menjadi pukulan tersendiri. Cedera tangan membuat Babar tidak bisa tampil sehingga Salman Ali Agha dipercaya menjalankan tugas sebagai kapten dalam debutnya memimpin Pakistan di format Test.

Baca Juga: Struk Penarikan Rp600 Ribu Muncul, Ini Daftar Daerah yang Cairkan Bansos BPNT Hari Ini

Root memenangkan undian dan memilih Inggris melakukan bowling lebih dulu. Keputusan tersebut terbukti tepat karena kondisi cuaca mendung dan permukaan lapangan yang lembap dinilai menguntungkan para bowler cepat.

Ollie Robinson dan Josh Tongue kemudian menjadi aktor utama di lini bowling Inggris. Keduanya sama-sama berhasil mengoleksi lima wicket, membuat Pakistan kesulitan mengembangkan permainan dan hanya mampu mencatatkan 171 run pada babak pertama.

Pakistan sempat memberikan perlawanan melalui duet Abdullah Shafique dan Imam-ul-Haq yang menghasilkan kemitraan 91 run. Namun setelah keduanya teratasi, Pakistan kehilangan delapan wicket berikutnya dengan tambahan hanya 74 run.

Baca Juga: Maulid Akbar Kabupaten Bogor Digelar Sabtu, Hadirkan Habib Mahdi Assegaf dan Ustadz Semar Mesem

Inggris kemudian mulai membangun respons melalui permainan yang lebih stabil. Joe Root menunjukkan ketenangannya sebagai pemimpin sekaligus pemain, sementara Jordan Cox juga mulai memperlihatkan perkembangan positif setelah menempati posisi nomor tiga.

Laga pembuka ini menjadi momentum penting bagi Inggris untuk bangkit setelah sebelumnya takluk 2-1 dari Selandia Baru dalam seri Test musim panas.

Sementara bagi Pakistan, pertandingan melawan Inggris menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan mereka. Pakistan diketahui belum mampu memenangi seri Test di Inggris selama lebih dari 30 tahun.

Baca Juga: Bukan Sekadar Cukur, Cutless Studio Bogor Tawarkan Konsultasi Gaya hingga Kopi Gratis

Rangkaian pertandingan akan berlanjut di Lord's pada 27–31 Agustus, sebelum ditutup di Edgbaston pada 9–13 September 2026.

Bagi Inggris, seri ini bukan hanya tentang mengejar kemenangan. Perjalanan tersebut juga menjadi kesempatan bagi tim untuk membangun identitas baru bersama Joe Root sebagai kapten dan memasuki fase kepelatihan yang berbeda. (Ara/TAZKIA)

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
Joe Root kriket inggris pakistan