RADAR BOGOR — Ajang basket pelajar Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West kembali menyapa Kota Bogor pada September mendatang.
Setelah dua edisi digelar di lokasi berbeda karena proses renovasi, Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West kali ini akhirnya kembali ke GOR Indoor A Pajajaran yang selama ini dianggap sebagai rumah bagi Honda DBL Bogor.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West dijadwalkan berlangsung pada 8–19 September 2026. Kembalinya kompetisi ke GOR Indoor A Pajajaran Bogor mendapat sambutan positif dari penyelenggara maupun para pencinta basket pelajar.
Baca Juga: 80 Fighter Ramaikan Pra Event Boost Combat, Boxing Jadi Wadah Positif Pelajar Kota Bogor
Project Officer Honda DBL Bogor, Fattaah Bagoes Pratama, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang terus memberikan informasi terkait perkembangan renovasi GOR.
Menurut Fattaah, hasil renovasi membuat GOR Indoor A Pajajaran semakin siap untuk menggelar pertandingan basket berskala besar. Sejumlah fasilitas juga mengalami pembaruan, mulai dari kursi penonton hingga sarana pendukung pemain.
“Pihak Dispora rutin mengabarkan jika GOR sudah direnovasi. Ketika kami melakukan verifikasi langsung, semuanya sudah berubah.
Mulai dari kursi sudah single seat, kemudian lapangan sesuai standar, lalu ada ruang ganti pemain. Tentu kami senang bisa kembali ke rumah,” ujar Fattaah kepada Radar Bogor, Minggu, 23 Agustus 2026.
Baca Juga: Rp4,1 Juta Cair di KKS! KPM Ini Ternyata Dapat Tambahan Bansos, Ini Penjelasannya
Selain kembali ke venue lama, Honda DBL Bogor 2026 juga mengalami perubahan jadwal. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kompetisi berlangsung sekitar akhir September hingga awal Oktober, tahun ini pertandingan dimajukan ke awal September.
Fattaah menjelaskan, perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan status peserta sebagai student athlete. Penyelenggara ingin para pemain tetap dapat menjalani kompetisi tanpa mengorbankan fokus terhadap kegiatan akademik.
“Pada dasarnya Honda DBL ini adalah student athlete. Evaluasi pada tahun-tahun lalu, mendekati Oktober-November sudah pasti para pemain ini terbentur UTS. Sehingga fokus mereka akan terbagi antara belajar dan kompetisi,” jelasnya.
Baca Juga: Bansos dan PKH Tahap 3 Cair Rapelan Tembus Rp4,2 Juta, Bagaimana dengan PIP?
Menurutnya, periode Agustus hingga September dinilai lebih ideal karena kegiatan pembelajaran baru memasuki tahap awal. Dengan begitu, para siswa, khususnya kelas XII, memiliki kesempatan untuk mengikuti kompetisi dengan lebih optimal.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West kali ini mengusung tema “Home of The Dreamers”. Tema tersebut menggambarkan DBL sebagai panggung bagi para pelajar untuk mengejar mimpi, mengembangkan kemampuan, sekaligus membangun pengalaman melalui olahraga basket.
Fattaah menilai tidak semua pemain DBL nantinya akan berkarier sebagai atlet profesional. Namun, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kompetisi dapat menjadi bekal untuk berkembang di berbagai bidang.
Baca Juga: BBR Zona 6 Bogor Dorong Ormas Jadi Bagian dari Solusi, Perkuat Kualitas Kader Lewat Pelatihan
“Kami yakin DBL sudah menjadi mimpi anak-anak untuk main basket. Karena di sini tempatnya berkarya dan bermimpi. Pemain DBL tidak semua menjadi atlet profesional, tapi 99 persen mereka bisa jadi profesional di bidangnya masing-masing,” pungkasnya.
Dengan kembalinya Honda DBL ke GOR Indoor A Pajajaran, atmosfer kompetisi basket pelajar di Kota Bogor diprediksi kembali semarak. Venue yang telah lama identik dengan perjalanan DBL Bogor itu pun siap menjadi panggung bagi para student athlete untuk mengejar mimpi mereka.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga