Rory McIlroy Soroti Pemain LIV Golf yang Ingin Kembali ke PGA Tour, Jalan Pulang Tak Mudah

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 08:40 WIB
Rory McIlroy menilai pemain LIV Golf yang ingin kembali ke PGA Tour kemungkinan menghadapi jalan yang sangat sulit. (Foto : Reuters)
Rory McIlroy menilai pemain LIV Golf yang ingin kembali ke PGA Tour kemungkinan menghadapi jalan yang sangat sulit. (Foto : Reuters)

RADAR BOGOR – Masa depan para pegolf yang memilih meninggalkan PGA Tour untuk bergabung dengan LIV Golf kembali menjadi perbincangan.

Rory McIlroy menilai, pemain yang ingin kembali ke PGA Tour golf tidak bisa begitu saja mendapatkan tempat seperti sebelum mereka hengkang.

Pernyataan tersebut disampaikan McIlroy kepada wartawan menjelang BMW Championship yang berlangsung di Bellerive Country Club, St. Louis, Amerika Serikat.

Pegolf asal Irlandia Utara itu mempertanyakan alasan yang membuat PGA Tour harus memberikan akses khusus kepada pemain-pemain LIV Golf yang ingin kembali.

Menurutnya, keputusan meninggalkan PGA Tour sebelumnya merupakan pilihan para pemain tersebut.

McIlroy juga menyoroti soal kontribusi yang dapat diberikan pemain LIV Golf jika kembali ke PGA Tour.

Baca Juga: PCNU Kota Bogor Bawa Misi Kembalikan Marwah NU di Muktamar

Ia menilai, perlu ada pertimbangan mengenai nilai tambah yang bisa mereka bawa setelah sebelumnya memilih berkompetisi di liga rival.

Situasi tersebut semakin menarik karena masa depan LIV Golf saat ini menghadapi ketidakpastian.

Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi telah memastikan tidak akan meneruskan pendanaan setelah musim 2026 berakhir.

Kondisi itu membuat LIV Golf harus mencari sumber pendanaan atau investor baru demi memastikan keberlangsungan kompetisi pada musim-musim berikutnya.

Dampak ketidakpastian tersebut bahkan mulai terlihat dalam kalender pertandingan.

LIV Golf telah membatalkan turnamen beregu penutup musim yang semula direncanakan berlangsung di Michigan pada 27-30 Agustus.

Dengan pembatalan tersebut, perebutan gelar juara beregu musim ini akan diselesaikan lebih awal melalui rangkaian pertandingan di Indianapolis.

Masa Depan Jon Rahm hingga Cameron Smith Jadi Sorotan

Situasi di LIV Golf juga memunculkan pertanyaan mengenai masa depan sejumlah pemain papan atas.

Beberapa nama besar seperti Jon Rahm, Bryson DeChambeau, Tyrrell Hatton dan Cameron Smith disebut berada dalam situasi yang menarik untuk diperhatikan di tengah ketidakpastian kompetisi tersebut.

Berbeda dengan para pemain yang masih mempertimbangkan masa depan, Brooks Koepka telah mengambil keputusan untuk kembali ke PGA Tour.

Baca Juga: Kasus Upah Pungut Bappenda, LSM PRB Minta Bupati Bogor Nonaktifkan Pejabat yang Diduga Terlibat

Koepka memanfaatkan program khusus bernama Returning Member Program yang dibuka secara terbatas pada awal tahun ini.

Melalui program tersebut, ia menjadi salah satu pemain LIV Golf yang mendapatkan kesempatan kembali ke PGA Tour.

Namun, kepulangannya memiliki konsekuensi finansial yang tidak kecil. Koepka harus kehilangan hak atas program ekuitas pemain PGA Tour selama lima tahun mendatang.

Nilai hak tersebut diperkirakan berada di kisaran 50 juta hingga 85 juta dolar AS. Besaran akhirnya tetap bergantung pada performa serta perkembangan PGA Tour dalam beberapa tahun ke depan.

McIlroy menilai, skema yang memungkinkan Koepka kembali tersebut belum tentu menjadi kesempatan yang dapat dinikmati pemain LIV Golf lainnya dengan persyaratan serupa.

Persaingan PGA Tour dan LIV Golf Berlanjut

Komentar McIlroy kembali memperlihatkan masih panasnya persaingan antara PGA Tour dan LIV Golf.

Kedua kompetisi tersebut telah menjadi pusat persaingan golf profesional dunia dalam beberapa tahun terakhir.

PGA Tour dan LIV Golf memiliki konsep kompetisi serta model finansial yang berbeda.

Keduanya juga sama-sama berupaya mempertahankan maupun menarik sejumlah pegolf terbaik dunia.

Baca Juga: BRI Dampingi Quinn Kitchen dari Dapur Rumahan ke Pasar Global

Kini, perhatian penggemar golf tertuju pada masa depan hubungan kedua kompetisi tersebut setelah proses transisi kepemilikan LIV Golf memasuki fase berikutnya.

Selain arah hubungan PGA Tour dan LIV Golf, nasib para pemain yang masih memiliki kontrak dengan liga tersebut juga menjadi salah satu hal yang ditunggu.

Perkembangan dalam beberapa bulan ke depan berpotensi menentukan peta baru persaingan golf profesional dunia. (Ara/Tazkia)

Editor : Yosep Awaludin
pegolf PGA Tour golf