RADAR BOGOR – Jonatan Christie resmi mencatatkan sejarah baru dalam dunia bulu tangkis Indonesia.
Jonatan Christie yang akrab disapa Jojo itu, kini menempati posisi teratas peringkat dunia BWF sektor tunggal putra, sekaligus menjadi wakil Indonesia pertama dalam lebih dari 25 tahun yang berhasil menduduki takhta tersebut.
Pencapaian ini membawa Jonatan Christie mengikuti jejak legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, yang pernah berada di peringkat satu dunia pada periode 2000 hingga 2001.
Jonatan Christie naik dua peringkat dalam daftar ranking terbaru BWF. Perubahan tersebut sekaligus membuat mantan juara dunia asal China, Shi Yu Qi, harus turun dari posisi puncak ke peringkat keenam setelah langkahnya terhenti pada babak pertama BWF World Championships 2026 di India pekan lalu.
Alex Lanier Naik Usai Jadi Juara Dunia
Perubahan di papan atas tunggal putra juga dipengaruhi keberhasilan Alex Lanier merebut gelar juara dunia 2026.
Pebulu tangkis asal Prancis tersebut memperoleh tambahan 14.500 poin setelah menjadi kampiun di New Delhi.
Baca Juga: Status Info GTK Masih Belum Valid? Ini Kesalahan Teknis Sebabkan TPG Terhambat Cair
Tambahan angka itu membuat Lanier melompat tiga posisi dan kini menempati peringkat ketujuh dunia.
Posisi Lanier berada tepat di atas Kodai Naraoka dari Jepang. Naraoka yang menjadi runner-up BWF World Championships 2026 mendapatkan tambahan 12.500 poin dan kini berada di bawah Lanier dalam daftar ranking terbaru.
Selain Jonatan dan Lanier, sejumlah pemain tunggal putra lainnya juga mengalami pergerakan positif.
Christo Popov berhasil naik ke peringkat kedua, sedangkan wakil Taiwan Chou Tien Chen meningkat ke posisi keempat.
An Se Young Masih Kuasai Tunggal Putri
Sementara itu, perubahan besar tidak terjadi di papan atas untuk sektor tunggal putri.
Berdasarkan pembaruan peringkat BWF pada Rabu, 26 Agustus 2026, juara dunia asal Korea Selatan An Se Young masih kokoh di posisi pertama dengan koleksi 121.287 poin.
An Se Young masih ditempel wakil China Wang Zhi Yi di peringkat kedua dan pebulu tangkis Jepang Akane Yamaguchi di posisi ketiga.
Pergerakan terjadi pada Pornpawee Chochuwong. Semifinalis BWF World Championships 2026 asal Thailand tersebut naik dua peringkat dan kini berada di posisi kedelapan dunia.
Ganda Putra Indonesia Sabar/Reza Naik ke Peringkat 7
Perubahan juga terlihat pada sektor ganda putra, terutama dalam jajaran 10 besar dunia.
Pasangan Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil naik dua tingkat ke posisi ketujuh.
Baca Juga: Kampung Adat Urug Bogor, Destinasi Wisata Budaya yang Sarat Kearifan Lokal
Kenaikan serupa dicatatkan pasangan Inggris Ben Lane/Sean Vendy, yang kini menempati peringkat kedelapan.
Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas ganda putra semakin menarik setelah berakhirnya BWF World Championships 2026.
Dua Pasangan Indonesia Naik di Ganda Putri
Indonesia juga mendapatkan kabar positif dari sektor ganda putri. Dua pasangan Merah Putih yang berhasil mencapai perempat final BWF World Championships 2026 sama-sama mengalami peningkatan posisi.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum naik tiga tingkat dan kini menempati peringkat kesembilan dunia.
Sementara itu, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari naik dua posisi ke peringkat ke-11.
Kenaikan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi kedua pasangan Indonesia untuk terus bersaing di level elite dunia.
Juara Dunia Ganda Campuran Belum Mengubah Ranking
Di sektor ganda campuran, keberhasilan meraih gelar juara dunia belum mengubah posisi pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue. Keduanya masih berada di peringkat kelima dunia.
Sementara itu, pasangan China Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping yang harus puas menjadi runner-up tetap bertengger di posisi teratas.
Baca Juga: 17 Tahun Tanpa Putus, BRI Kembali Beri Dana Pendidikan untuk Paskibraka Tingkat Pusat
Feng/Huang masih memimpin cukup jauh dengan koleksi 110.600 poin, sehingga posisi mereka di puncak ranking ganda campuran belum tergoyahkan.
Dengan keberhasilan Jonatan Christie naik ke peringkat pertama, Indonesia kembali memiliki tunggal putra yang menduduki takhta ranking dunia setelah lebih dari seperempat abad.
Capaian Jojo sekaligus menambah catatan penting dalam perjalanan bulu tangkis Indonesia di panggung internasional. (Rana/Tazkia)
Editor : Yosep Awaludin