RADAR BOGOR – Sirkuit Madring langsung menunjukkan karakter ekstrem dalam sesi pengujian perdana Formula 3. Sebanyak 19 kali bendera merah atau red flag berkibar selama dua hari tes, menandakan tingginya tantangan yang harus dihadapi para pembalap di lintasan anyar tersebut.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @f1speed.indonesia, berulangnya penghentian sesi pengujian Formula 3 menjadi gambaran awal mengenai tingkat kesulitan Sirkuit Madring.
Para pembalap Formula 3 harus beradaptasi dengan karakter trek di Sirkuit Madring yang belum pernah mereka gunakan dalam balapan resmi.
Baca Juga: Selamat, Guru di Daerah Ini Sudah Terima Pencairan TPG Juli dan Agustus 2026
Tes tersebut tidak hanya bertujuan memberikan kesempatan kepada pembalap F3 untuk mengenal lintasan. Pengujian juga menjadi bagian dari evaluasi kesiapan sistem keselamatan, mulai dari petugas marshal, tim medis, hingga recovery crew.
Selain itu, prosedur keselamatan dan standar operasional yang diterapkan juga dievaluasi sebagai bagian dari persiapan sebelum Sirkuit Madring digunakan dalam ajang resmi yang berada di bawah regulasi Federasi Otomotif Internasional (FIA).
Kontur Ekstrem dan Tikungan Kompleks
Sirkuit Madring memiliki sejumlah karakter yang membuat pembalap harus tampil presisi. Trek ini dikenal dengan perubahan elevasi yang cukup curam, rangkaian tikungan kompleks, serta keberadaan dinding pembatas di sejumlah bagian lintasan.
Baca Juga: Rex Orange County Bikin Heboh, Mini Konser Dadakan di Halaman Rumah Fans Bekasi
Kondisi tersebut membuat kesalahan kecil berpotensi berujung pada insiden. Pembalap dituntut mampu membaca karakter setiap tikungan sekaligus menjaga kecepatan ketika menghadapi perubahan kontur lintasan.
Salah satu bagian yang paling menarik perhatian adalah tikungan miring bernama Le Monumental. Tikungan tersebut memiliki panjang sekitar 550 meter dengan kemiringan mencapai 24 persen atau sekitar 13,5 derajat.
Karakter tersebut membuat Le Monumental menjadi salah satu bagian yang membutuhkan keberanian sekaligus presisi tinggi dari para pembalap.
Freddie Slater Justru Beri Pujian
Meski sesi tes diwarnai hingga 19 kali red flag, Sirkuit Madring justru mendapat respons positif dari pemimpin klasemen F3 saat ini, Freddie Slater.
Baca Juga: KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Pembalap asal Inggris tersebut menjadi yang tercepat dalam sesi pengujian dan mengaku menikmati karakter lintasan baru itu.
Menurut Slater, Madring memiliki karakter kuat dengan nuansa sirkuit klasik. Ia bahkan menilai trek tersebut sebagai salah satu lintasan terbaik yang pernah dikendarainya.
“Sirkuit ini sangat berkarakter dan menyenangkan untuk dilibas saat sesi kualifikasi,” ujar Slater seperti dikutip dari akun @f1speed.indonesia.
Baca Juga: Kabar Gembira Penerima BLT Kesra! Berpeluang Jadi KPM Tetap Bansos PKH atau BPNT, Cek Syaratnya
Banyaknya insiden dalam tes perdana menjadi catatan penting bagi FIA dan pihak penyelenggara. Hasil evaluasi selama dua hari tersebut diharapkan dapat digunakan untuk menyempurnakan aspek keselamatan dan kesiapan operasional sebelum Sirkuit Madring menggelar balapan resmi.
Dengan karakter lintasan yang menantang, Madring berpotensi menjadi salah satu sirkuit yang paling menarik perhatian ketika akhirnya digunakan dalam kalender kompetisi resmi. (Rana/Tazkia)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga