Adu Ketangkasan di LKBB Merah Putih Championship, Juara Bakal Wakili Kota Bogor ke Kejurda Jabar

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:22 WIB
Para pemenang Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Merah Putih Championship di Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)
Para pemenang Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Merah Putih Championship di Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Puluhan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan beradu ketangkasan dalam Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Merah Putih Championship Kejurcab Kota Bogor 2026 di Sekolah Vokasi IPB, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Sebanyak 38 tim mengikuti kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Merah Putih (FMP) 2026 tersebut. Peserta terdiri dari lima tim tingkat SD, 16 tim SMP, dan 17 tim SMA.

Ketua Panitia Pelaksana LKBB Merah Putih Championship Kejurcab Kota Bogor 2026, Bentar Wardana, mengatakan persiapan perlombaan telah dilakukan sejak Juni 2026, kepanitiaan mulai dibentuk pada Juni dan efektif berjalan pada Juli.

“Technical meeting dilaksanakan pada 22 Agustus 2026, kemudian puncak perlombaan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026,” kata Bentar.

Menurutnya, jumlah peserta tahun ini mengalami penyesuaian dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Sebab, Kejurcab kali ini menerapkan sistem kualifikasi yang dikhususkan bagi sekolah di wilayah Kota Bogor.

Baca Juga: Pemkot Bogor Dorong Deteksi Dini Penyakit Kanker, Perkuat Kepedulian kepada Penyintas

Kompetisi tersebut tidak dibuka secara umum atau open tournament, meski jumlah peserta dibatasi berdasarkan wilayah, Bentar menyebut kualitas dan bobot persaingan justru meningkat.

Para juara nantinya berhak menjadi delegasi resmi Kota Bogor untuk mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) tingkat Jawa Barat. Pada kategori SMA, juara pertama dan kedua akan menjadi delegasi. Hal serupa berlaku untuk kategori SMP.

Sementara itu, pada kategori SD, tiga tim terbaik akan mendapatkan kesempatan mewakili Kota Bogor, para juara juga akan menjalani pembinaan dan pelatihan intensif sebagai persiapan menghadapi Kejurda.

Pembinaan tersebut dilakukan di bawah naungan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor.

Bentar menambahkan, para peserta yang berhasil meraih juara diharapkan dapat mempertahankan semangat saat memasuki tahapan berikutnya. Sementara peserta yang belum meraih juara diminta menjadikan kompetisi sebagai pengalaman untuk terus berkembang.

“Bagi peserta yang belum meraih juara, kompetisi ini menjadi pengalaman berharga untuk terus berjuang, keberanian untuk mencoba jauh lebih bernilai daripada tidak melangkah sama sekali,” pungkasnya.

Ketua Festival Merah Putih (FMP) 2026, Syahril M Said, mengatakan LKBB Merah Putih Championship menjadi bagian dari proses penyaringan talenta terbaik Kota Bogor.

“LKBB Merah Putih Championship Kejurcab ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Merah Putih 2026 yang bertujuan menyaring talenta-talenta terbaik dari jenjang SD, SMP, dan SMA untuk mewakili Kota Bogor pada kejuaraan tingkat berikutnya,” ujar Syahril.

Ia mengatakan peserta tahun ini sengaja difokuskan dari wilayah Kota Bogor, kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan atlet yang terjaring benar-benar berasal dari Kota Bogor.

“Terjaring total sekitar 38 tim lintas kategori, tahun ini kami fokuskan hanya untuk wilayah Kota Bogor,” katanya.

Syahril menyebut format kompetisi berpeluang kembali dibuka secara umum pada pelaksanaan tahun depan, rencananya, peserta dapat berasal dari seluruh wilayah Bogor Raya.

Selain menjadi ajang kompetisi, LKBB dinilai memiliki fungsi dalam membentuk karakter pelajar, kegiatan tersebut melatih kedisiplinan, mental juang, kekompakan, dan kepemimpinan.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda untuk menjadi calon pemimpin di masa depan. Pembinaan karakter itu juga diarahkan untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
bogor championship kejurda lkbb merah putih