RADAR BOGOR - Kedatangan Jordan Wilson ke Hyundai E&C Hillstate ternyata, tidak membuat pemain asal Amerika Serikat itu membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.
Memasuki lingkungan baru di Korea Selatan, Wilson justru menemukan beberapa rekan yang membuat proses penyesuaian dirinya terasa lebih mudah.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Megawati Hangestri Pertiwi.
Hal tersebut diungkapkan Wilson dalam wawancara yang ditayangkan melalui kanal YouTube resmi Hyundai E&C Hillstate.
Baca Juga: SAFF Dukung Pembenahan FIFA, Dorong Dialog Terbuka untuk Perkuat Tata Kelola Sepak Bola Dunia
Dalam kesempatan tersebut, Wilson menyebut Gun, Soul, dan Megawati sebagai pemain yang paling dekat dengannya selama menjalani masa awal bersama tim.
Wilson Sebut Tiga Pemain yang Dekat Dengannya
Wilson mengakui, dirinya bukan tipe pemain yang langsung terbuka ketika berada di lingkungan baru.
Ia biasanya, membutuhkan waktu untuk mengamati keadaan sebelum mulai merasa nyaman dan membangun komunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.
"Saya butuh adaptasi," ucapnya.
Situasi serupa juga dirasakan ketika pertama kali bergabung dengan Hyundai E&C Hillstate.
Wilson sempat merasa sedikit terintimidasi karena hampir seluruh hal yang ditemuinya di Korea merupakan pengalaman baru.
Namun, kekhawatiran tersebut perlahan menghilang setelah ia mengenal karakter rekan-rekan setimnya.
Menurut Wilson, para pemain Hillstate justru memiliki kepribadian yang ramah dan terbuka sehingga dirinya lebih mudah berbaur.
Ketika ditanya mengenai pemain yang paling dekat dengannya, Wilson menyebut Gun dan Megawati, serta memasukkan Soul sebagai salah satu rekan yang memiliki kedekatan dengannya.
Megawati Bantu Wilson Beradaptasi
Di antara beberapa nama tersebut, Megawati memiliki peran yang cukup penting dalam proses adaptasi Wilson.
Keduanya ternyata, menggunakan penerjemah yang sama.
Kondisi itu membuat komunikasi Wilson dan Megawati menjadi lebih mudah sejak pemain Amerika Serikat tersebut tiba di Korea.
Baca Juga: Punya KKS Bukan Berarti Dapat Semua Bansos, Ini yang Sering Disalahpahami
Hubungan yang semakin dekat itu tidak hanya membantu Wilson dalam kehidupan sehari-hari.
Megawati juga memberikan sejumlah masukan kepada Wilson mengenai permainan di V-League.
Wilson menilai pengalaman Megawati yang sudah lebih dahulu menjalani kompetisi voli Korea membuat saran dan umpan balik yang diberikan rekannya tersebut cukup membantu.
Bagi Wilson, masukan dari Megawati menjadi bagian penting dalam memahami karakter permainan di Korea.
Pasalnya, ia datang dengan pengalaman dari sistem bola voli Amerika Serikat dan belum pernah bermain di V-League sebelumnya.
Kedekatan Berlanjut di Luar Lapangan
Proses adaptasi Wilson juga tidak hanya terjadi ketika latihan berlangsung.
Waktu yang dihabiskan bersama skuad Hillstate membuat hubungan antarpemain berkembang secara perlahan.
Wilson menjelaskan bahwa dirinya berusaha memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anggota tim untuk saling mengenal.
Kebersamaan dengan skuad, termasuk ketika berada di Jeju, turut membantunya mengenal karakter masing-masing pemain.
Baca Juga: PRB Desak KPK Perjelas Status Perkara Upah Pungut di Kabupaten Bogor, Segera Tetapkan Tersangkanya
Meski demikian, Gun, Soul, dan Megawati tetap menjadi tiga nama yang secara khusus disebut Wilson ketika berbicara mengenai pemain yang paling dekat dengannya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses Wilson menemukan kenyamanan di Korea tidak hanya berkaitan dengan urusan teknis di lapangan.
Interaksi sehari-hari dengan rekan setim juga menjadi bagian penting dari perjalanan adaptasinya.
Wilson dan Megawati Berpotensi Jadi Duet Penting
Kedekatan Wilson dan Megawati semakin menarik karena keduanya diproyeksikan memiliki peran penting dalam komposisi Hyundai E&C Hillstate.
Megawati dikenal sebagai opposite hitter, sedangkan Wilson dipersiapkan untuk menempati posisi outside hitter.
Perbedaan posisi tersebut membuat keduanya memiliki tanggung jawab yang berbeda dalam sistem serangan tim.
Megawati juga memiliki keuntungan dari sisi pengalaman karena telah menjalani dua musim di kompetisi V-League.
Sementara itu, Wilson masih berada pada tahap awal perjalanannya di kompetisi voli Korea.
Perbedaan pengalaman tersebut membuat, komunikasi antara keduanya berpotensi menjadi salah satu faktor yang menarik untuk diperhatikan ketika Hillstate mulai menjalani pertandingan resmi.
Target Wilson Mulai Bergeser
Setelah melewati fase awal adaptasi, tantangan Wilson kini bukan lagi sekadar menemukan kenyamanan di lingkungan barunya.
Pemain Amerika Serikat tersebut harus membuktikan kemampuannya ketika persaingan sesungguhnya dimulai.
Ia memiliki target pribadi untuk berkembang menjadi pemain yang lebih komplet sekaligus menjaga konsistensi permainan.
Baca Juga: 1 KPM Bisa Dapat Bansos PKH dan BPNT Sekaligus? Ternyata Begini Penjelasannya
Untuk Hillstate, ambisinya bahkan lebih besar. Wilson ingin membantu tim meraih kemenangan sebanyak mungkin dan bersaing untuk mendapatkan gelar juara.
Karena itu, kedekatannya dengan Megawati bukan hanya menjadi cerita menarik di luar pertandingan.
Hubungan tersebut juga berpotensi berkembang, menjadi kerja sama penting di dalam lapangan ketika keduanya mulai menjadi bagian dari strategi Hillstate.
Bagi pendukung Megawati, kehadiran Wilson menghadirkan satu cerita baru yang layak dinantikan.
Keduanya, kini bukan hanya berbagi ruang ganti, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan kombinasi yang efektif untuk membantu Hyundai E&C Hillstate menghadapi musim kompetisi. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti