Bukan Cuma Cetak Poin, Ini Tuntutan Baru Megawati di Hillstate

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 10:23 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi memberikan tenaga baru bagi Hyundai E&C Hillstate.
Megawati Hangestri Pertiwi memberikan tenaga baru bagi Hyundai E&C Hillstate.

RADAR BOGOR - Megawati Hangestri Pertiwi memasuki fase baru, dalam kariernya bersama Hyundai E&C Hillstate. 

Setelah dua musim menjadi andalan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, pevoli asal Indonesia itu kini menghadapi tuntutan yang lebih luas.

Di bawah arahan pelatih kepala Kang Sung-hyung, Megawati tidak hanya diharapkan menjadi mesin pencetak poin. 

Baca Juga: Highland Camp, Tempat Camping di Puncak Bogor dengan Suasana Hutan dan Dekat Air Terjun

Kemampuan fisik, terutama lompatan dan kontribusinya dalam sistem pertahanan, juga menjadi perhatian.

Kang Sung-hyung bahkan, telah memperhatikan kemampuan vertical jump Megawati sejak pemain tersebut masih tampil di Proliga Indonesia.

Perhatian tersebut, menjadi sinyal bahwa peran Megawati di Hyundai E&C Hillstate tidak akan sebatas menyelesaikan serangan dari posisi opposite hitter.

Vertical Jump Jadi Perhatian Kang Sung-hyung

Sebagai opposite hitter, Megawati memang diproyeksikan sebagai salah satu senjata utama Hyundai dalam menghasilkan angka. 

Spike kerasnya menjadi kekuatan yang sudah dikenal sejak tampil di kompetisi Korea.

Namun, sistem permainan Hyundai menuntut kontribusi yang lebih lengkap.

Kemampuan melompat menjadi salah satu aspek penting karena vertical jump tidak hanya membantu Megawati ketika melakukan serangan. 

Kemampuan tersebut juga dibutuhkan saat ia harus menghadang bola lawan melalui blok di depan net.

Kang Sung-hyung, selaku pelatih kepala Hyundai E&C Hillstate, disebut telah memantau aspek tersebut sebelum Megawati resmi bergabung dengan tim.

Ia bahkan pernah melihat langsung permainan Megawati ketika sang pevoli masih memperkuat Jakarta Pertamina Enduro di Proliga Indonesia.

Baca Juga: Bansos Susulan Masuk KKS! September 2026 Ada Saldo hingga Rp975 Ribu

Kini, situasinya berubah. Kang tidak lagi berada di posisi sebagai pelatih yang harus mencari cara menghentikan serangan Megawati. 

Ia justru bertugas mengoptimalkan kemampuan pemain Indonesia tersebut agar memberikan keuntungan maksimal bagi Hillstate.

Megawati Dituntut Ikut Bertahan

Perubahan paling menarik bagi Megawati, tuntutan untuk lebih aktif dalam sistem pertahanan.

Kontribusi seorang opposite hitter memang identik dengan serangan. 

Akan tetapi, Hyundai membutuhkan pemain yang mampu segera beralih dari fase menyerang ke bertahan dan tetap menjalankan instruksi secara disiplin.

Megawati pun harus beradaptasi dengan pola defense yang diterapkan tim barunya. 

Efektivitas blok dan kemampuannya menjaga struktur pertahanan menjadi bagian yang tidak bisa diabaikan.

Dengan pola tersebut, penilaian terhadap Megawati nantinya tidak cukup hanya berdasarkan jumlah poin atau efektivitas spike.

Baca Juga: Catat, Ini 3 Rekomendasi Wisata Anak di Bogor dengan Harga Terjangkau

Kemampuan membaca arah permainan, mengikuti skema pertahanan, serta menjaga konsistensi ketika berada di depan net juga akan menjadi bagian dari proses evaluasinya.

Tantangan Baru Setelah Sukses di Proliga

Tuntutan tersebut datang setelah Megawati menjalani musim domestik yang positif bersama Jakarta Pertamina Enduro.

Pada Proliga 2026, Megawati membantu Jakarta Pertamina Enduro mempertahankan gelar juara sebelum melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan dan bergabung dengan Hyundai E&C Hillstate.

Setibanya di Korea, persiapan fisik menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian. 

Megawati juga menjalani latihan penguatan bersama tim barunya sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim kompetisi berikutnya.

Langkah tersebut menjadi penting karena V-League 2026/2027 akan menghadirkan tantangan berbeda. 

Megawati harus menyesuaikan diri dengan sistem permainan Hyundai sekaligus membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya.

Megawati dan Jordan Wilson jadi Senjata Baru

Hyundai juga tengah menyiapkan komposisi baru untuk menghadapi musim 2026/2027. 

Megawati akan menjadi bagian dari sektor serang bersama pemain asing baru, Jordan Wilson.

Kehadiran dua pemain asing di lini serang memberikan opsi tambahan bagi Hyundai. 

Namun, efektivitas kombinasi tersebut tetap membutuhkan koordinasi yang baik, terutama ketika tim harus melakukan transisi dari menyerang menuju bertahan.

Di sinilah tantangan Megawati menjadi semakin menarik.

Jika sebelumnya perhatian publik banyak tertuju pada kemampuan Megawati menghasilkan poin melalui spike keras, musim bersama Hillstate akan menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan aspek lain dari permainannya.

Ujian Megatron Lebih dari Sekadar Statistik

Megawati datang ke Hyundai dengan reputasi sebagai salah satu pemain yang memiliki daya serang kuat. 

Namun, sistem yang diterapkan Kang Sung-hyung menuntutnya menunjukkan kemampuan yang lebih menyeluruh.

Ia tetap harus agresif ketika mendapat kesempatan menyerang, tetapi pada saat yang sama tidak boleh kehilangan disiplin dalam menjalankan tugas bertahan.

Baca Juga: Noi Nan Braga Viral, Kuliner Thailand dengan Menu Mulai Rp17 Ribu

Karena itu, keberhasilan Megawati di Hyundai E&C Hillstate nantinya tidak semata-mata ditentukan oleh berapa banyak poin yang mampu dikumpulkan.

Kemampuannya menjadi bagian dari sistem pertahanan, meningkatkan efektivitas blok, serta menjalankan transisi permainan secara konsisten juga akan menjadi faktor penting.

Musim V-League 2026/2027 pun berpotensi menjadi babak baru bagi Megawati. 

Bukan hanya untuk membuktikan, dirinya mampu kembali menjadi mesin poin, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa julukan Megatron dapat diikuti dengan permainan yang semakin lengkap. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
Hillstate hyundai megawati