RADAR BOGOR – Sebanyak 32 tim dari berbagai sekolah sepakbola (SSB) dan akademi sepakbola ambil bagian dalam turnamen Piala Garuda Maju Bersama Anak Sepakbola Indonesia (Gambasi) 2026 Regional Kota Bogor.
Turnamen sepakbola usia dini tersebut digelar di Lapangan Pusdikzi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Minggu 6 September 2026.
Piala Gambasi 2026 Regional Kota Bogor mempertandingkan dua kelompok usia, yakni U-10 dan U-12.
Masing-masing kategori diikuti oleh 16 tim yang bersaing untuk menjadi yang terbaik dan meraih tiket menuju kompetisi tingkat selanjutnya.
Ketua Panitia Pelaksana Piala Gambasi 2026 Regional Kota Bogor, Ansah Sukmansah, mengatakan turnamen tersebut menjadi salah satu sarana untuk melihat perkembangan pembinaan pemain usia dini yang selama ini dilakukan oleh SSB maupun akademi sepakbola.
Menurutnya, kompetisi seperti Piala Gambasi memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan sepakbola dari tingkat akar rumput, khususnya di Kota Bogor.
Baca Juga: Honda CBR 250R CBU Bekas Kini Rp15 Jutaan, Dulu Rp60 Juta dan Punya Julukan CBR Sempak
“Melalui turnamen ini, kami bisa melihat sejauh mana hasil pembinaan pemain usia dini yang dilakukan oleh SSB dan akademi. Ini tentu sangat penting untuk memperkuat pembinaan sepakbola akar rumput di Kota Bogor,” ujarnya saat ditemui di sela-sela pertandingan.
Ansah menjelaskan, tim yang berhasil meraih juara pertama hingga ketiga pada Piala Gambasi 2026 Regional Kota Bogor nantinya akan menjadi wakil “Kota Hujan” untuk tampil dalam Piala Gambasi tingkat nasional.
Ajang nasional tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 7-8 November mendatang.
Setelah itu, para juara akan melanjutkan perjuangan dalam ajang Piala Bela Negara yang akan digelar di Stadion Gelora Pakansari pada 18-20 Desember 2026.
Tak hanya sampai di tingkat nasional, pemenang turnamen tersebut juga berkesempatan mewakili Indonesia untuk mengikuti kejuaraan internasional di Tiongkok.
“Jadi, tahapan kompetisinya cukup panjang. Tim-tim terbaik dari daerah akan tampil di tingkat nasional, kemudian berlanjut ke Piala Bela Negara. Setelah itu, pemenangnya akan mendapat kesempatan berangkat ke Tiongkok untuk mengikuti kejuaraan internasional,” jelas Ansah.
Ia menambahkan, Piala Gambasi merupakan turnamen yang diinisiasi oleh Asosiasi Pembina Sepakbola Muda Seluruh Indonesia (Apsumsi) melalui kerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI).
Sementara itu, Pembina Gambasi Kota Bogor, Supian, menuturkan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan pembinaan sepakbola usia dini di Indonesia.
Baca Juga: Pengajian Bulanan Masjid Jami Al-Ihsan Tamansari, Ustadz Iwan Januar Tekankan Pentingnya Peran Orang
Menurutnya, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan seharusnya memiliki banyak potensi pemain berbakat yang dapat berkembang menjadi pesepakbola profesional serta memperkuat Timnas Indonesia.
“Presiden Prabowo Subianto pernah mempertanyakan, dari sekitar 290 juta penduduk Indonesia, apakah tidak ada yang bisa menjadi pesepakbola hebat. Karena itu, Piala Gambasi ini menjadi salah satu upaya untuk mencari dan menemukan bibit-bibit pemain berbakat sejak usia dini,” terangnya.
Supian berharap penyelenggaraan Piala Gambasi 2026 Regional Kota Bogor dapat melahirkan talenta-talenta potensial yang kelak mampu menjadi pemain profesional dan memperkuat Timnas Indonesia.
Ia menilai pembinaan yang dilakukan secara serius dan berkelanjutan sejak usia dini menjadi kunci agar Indonesia tidak kehilangan stok pemain berkualitas di masa mendatang.
“Jika pembinaan sepakbola usia dini dilakukan dengan baik dan berkesinambungan, saya yakin Indonesia tidak akan kekurangan pemain-pemain hebat untuk masa depan,” tukasnya. (rur)
Editor : Yosep Awaludin