RADAR BOGOR - Kabar baik datang dari Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West 2026. Sempat tertunda akibat pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada Senin hingga Selasa, 7-8 September 2026 panitia resmi mengumumkan jadwal terbaru kompetisi bola basket pelajar terbesar di Indonesia.
Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West 2026 akan berlangsung pada Kamis, 10 September 2026 lusa di GOR Indoor A Pajajaran.
Hal itu dilakukan setelah melihat kondisi udara Kota Bogor dan wilayah Jawa Barat yang kondusif, pasca abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar pada Minggu, 6 September dini hari lalu.
Kondisi ini kemudian membuat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan kepada dinas pendidikan serta pemerintah kota/kabupaten menerapkan aturan PJJ selama dua hari.
Baca Juga: Pelajar di Kota Bogor Kembali Belajar Tatap Muka, Aktivitas di Luar Ruangan Dibatasi
General Manager Radar Promosindo sekaligus Penanggung Jawab DBL Bogor, Ilona Natalia menjelaskan, revisi jadwal dilakukan setelah mendapatkan kepastian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tentang evaluasi pelaksanaan PJJ. Yakni hanya menggeser jadwal kompetisi yang seharusnya dimulai pada Selasa, 8 September hari ini.
“Untuk pertandingan tak ada yang berubah. Hanya yang seharusnya kompetisi berakhir pada 19 September, jadi mundur ke Senin 21 September 2026,” ujarnya.
Lona-sapaan karibnya-menambahkan, hal itu termasuk juga jumlah tim peserta yang tak mengalami perubahan. Meski Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West 2026 sempat tertunda. “Jadwal pertandingan tak ada yang berubah. Hanya opening dan final party saja yang digeser,” tukasnya.
Sebelumnya, penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West 2026 yang semula dijadwalkan mulai Selasa, 8 September 2026 mengalami penundaan.
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi keamanan terkini menyusul dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di sejumlah wilayah, termasuk Bogor, Jawa Barat.
“Penundaan ini merupakan bentuk perhatian terhadap keamanan dan keselamatan seluruh peserta, khususnya para pelajar yang akan ambil bagian dalam kompetisi. Penyelenggaraan juga akan disesuaikan dengan kondisi serta kebijakan yang berlaku di wilayah pelaksanaan,” jelas Project Officer DBL Bogor, Fattaah Bagoes Pratama. (rur)
Editor : Eka Rahmawati