RADAR BOGOR - Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West berlangsung meriah di GOR Indoor A Pajajaran, Kota Bogor Kamis, 10 September 2026.
Total ada delapan pertandingan yang tersaji, 6 di antaranya merupakan laga DBL Bogor dan dua laga AZA 3x3 Competition.
Setelah dua musim absen, GOR Indoor A Pajajaran kembali menjadi “rumah” bagi kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia.
Ada 58 tim peserta yang berpartisipasi dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West. Di mana 39 kontestan diantaranya tim putra dan 19 tim putri.
Persaingan di GOR Indoor A Pajajaran menggunakan sistem gugur. Dengan kata lain, seluruh tim hanya memiliki satu nyawa. Mereka berhak lanjut ke babak berikutnya jika menang. Sebaliknya, mereka akan tereliminasi apabila kalah.
Baca Juga: Jadwal Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West Berubah, Catat Tanggalnya
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang hadir dalam opening party turut menikmati laga dua tim besar “Kota Hujan” yakni SMAN 3 Bogor melawan SMA Budi Mulia. Ia bahkan sempat melakukan tip off kehormatan sekaligus membuka Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West.
“Kami apresiasi dan mendukung penyelenggaraan DBL Bogor ini. Menjadi ajang kompetisi yang sangat baik bagi pelajar, dalam mengembangkan minat serta bakat mereka di bidang olahraga,” ujar Dedie.
Sementara Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna menyebut keberadaan DBL Bogor mampu meningkatkan minat para siswa untuk menjadi atlet, khususnya cabang olahraga (cabor) bola basket.
Ia menyebut peran DBL Bogor dalam dunia bola basket “Kota Hujan” sangat besar. Pada 2022 lalu Kota Bogor gagal lolos ke Porprov Jabar. “Untuk tahun ini, Alhamdulillah tim putra bisa ikut. Ada andil dari kompetisi DBL. Makanya saya berharap dan yakin tahun depan dan seterusnya DBL bisa tetap berlangsung di Bogor” serunya.
Adapun Ketua Pengurus Cabang Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengcab Perbasi) Kota Bogor, Destiono menyatakan kompetisi sekelas Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West membawa dampak kepada para atlet. Yakni bagaimana berlatih dengan serius.
“Event ini harus terus berkelanjutan karena dampaknya nyata dalam pembinaan yakni punya keinginan berpretasi. Adanya DBL ditambah event-event wajib Perbasi, membuat Kota Bogor lolos ke Porprov Jawa Barat 2026,” tukasnya. (rur)
Editor : Eka Rahmawati