RADAR BOGOR - Status tuan rumah membuat Timnas Indonesia datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan beban sekaligus peluang besar.
Skuad Garuda tidak sekadar ingin meramaikan turnamen, tetapi membidik gelar juara di hadapan pendukung sendiri.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Indonesia menjadi tuan rumah Grup A yang seluruh pertandingannya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Baca Juga: Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 September 2026 Pakai NIK Lewat HP
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyambut antusias kesempatan tersebut.
Menurutnya, menjadi tuan rumah merupakan keputusan berani, tetapi keuntungan dukungan suporter bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain.
“Bagi kita, menjadi tuan rumah adalah langkah yang sangat berani. Namun, hal ini memberikan kesempatan nyata bagi tim untuk mendapatkan dukungan suporter di belakang kami, di stadion kita sendiri, serta menjadi yang pertama,” ujar Herdman di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Target Erick Thohir Tak Main-Main
Herdman memahami betul besarnya ekspektasi yang dibebankan kepada Timnas Indonesia.
Bahkan, target tinggi PSSI tersebut sudah disampaikan kepadanya ketika dirinya mendapat tawaran untuk menangani skuad Garuda.
Selain memiliki ambisi tampil di Piala Dunia 2030, PSSI juga ingin Timnas Indonesia mampu mencapai hasil maksimal dalam kompetisi Asia dan kawasan.
“PSSI memiliki ambisi besar untuk menembus delapan besar di AFC 2027, memenangkan trofi, dan menjadi yang pertama,” kata Herdman.
Target tersebut membuat FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan penting bagi Herdman untuk membangun mental juara sekaligus menguji kedalaman skuad Indonesia.
Apalagi, kesempatan mengangkat trofi di kandang sendiri tentu menjadi momentum yang sangat berharga.
Tiga Pemain Masih Diragukan
Persiapan Timnas Indonesia menuju turnamen tidak sepenuhnya berjalan mulus.
Sejumlah pemain masih dibayangi masalah kebugaran akibat cedera.
Baca Juga: Penampakan Sungai Cileungsi dan Cikeas Bogor di Titik Nol Kali Bekasi Disorot, Begini Kondisinya
Tiga nama yang kondisinya diragukan adalah Adrian Wibowo, Miliano Jonathan, dan Mees Hilgers. Ketiganya masih menjalani proses pemulihan cedera.
Kondisi Jay Idzes juga menjadi perhatian.
Bek Timnas Indonesia tersebut baru saja ditarik keluar pada menit ke-81 ketika membantu Sassuolo mengalahkan Juventus dengan skor 3-2, Minggu (13/9).
Situasi tersebut membuat PSSI dan tim pelatih harus menyiapkan sejumlah opsi.
Erick Thohir berharap para pemain yang masih memiliki agenda pertandingan bersama klub dapat menjaga kondisi hingga turnamen dimulai.
“Kalau memang ada yang cedera, mungkin menjadi catatan bagaimana nanti Coach John bisa meramu plan A, B, C seperti apa, serta bagaimana ketebalan tim itu sendiri,” ujar Erick.
“Masih ada satu-dua pertandingan di liga, di internasional, dan di dalam negeri. Mudah-mudahan pemain bisa menjaga diri sehingga kita bisa memberikan tim yang terbaik,” imbuhnya.
Herdman Siapkan Banyak Skenario
John Herdman tidak menutup mata terhadap risiko cedera yang menghantui skuadnya.
Dengan kompetisi klub yang masih berlangsung menjelang FIFA ASEAN Cup, kemungkinan kehilangan pemain karena cedera tetap terbuka.
Menurut Herdman, tim pelatih sebenarnya sudah memiliki gambaran mengenai komposisi skuad.
Namun, cedera yang muncul dalam beberapa hari terakhir membuat persiapan harus kembali disesuaikan.
“Menurut saya, selalu ada kemungkinan muncul cedera pada pekan-pekan terakhir pertandingan. Kami sebenarnya sudah memiliki gambaran skuad yang sangat jelas. Tetapi beberapa cedera dalam beberapa hari terakhir menimbulkan kendala bagi kami,” jelas Herdman.
Karena itu, kedalaman skuad akan menjadi salah satu faktor penting.
Herdman dituntut mampu menyiapkan beberapa skenario agar kekuatan Indonesia tidak banyak berubah jika ada pemain utama yang harus absen.
Performa Emil Audero Ikut Disorot
Di tengah persoalan cedera, Herdman tetap mendapat kabar positif dari sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri.
Salah satunya adalah Emil Audero.
Kiper Timnas Indonesia tersebut mendapat kesempatan tampil bersama Rayo Vallecano ketika menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Meski Rayo Vallecano akhirnya kalah 1-4, Herdman menilai pertandingan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi Emil.
Menurutnya, tampil di stadion sebesar Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid merupakan tantangan luar biasa, terlebih Emil baru memulai petualangannya di kompetisi Spanyol setelah menjalani pramusim bersama Como.
“Menurut saya, itu merupakan panggung yang luar biasa besar bagi Emil untuk bermain di sana. Dia baru saja melewati pramusim bersama Como dan kini memulai kariernya di Spanyol,” tutur Herdman.
“Itu adalah pertandingan pembuka yang luar biasa berat untuk memulai karier di Spanyol,” lanjutnya.
Pengalaman para pemain yang tampil di level kompetisi tinggi Eropa diharapkan ikut meningkatkan kualitas skuad Indonesia ketika tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia Bertemu Malaysia di Grup A
Pada FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Seluruh pertandingan Grup A akan dimainkan di SUGBK.
Sementara itu, Grup B yang berisi Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina akan memainkan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Format turnamen membuat persaingan fase grup menjadi sangat penting. Juara Grup A dan Grup B akan langsung bertemu pada pertandingan final.
Dengan demikian, Indonesia harus mampu mengamankan posisi teratas Grup A jika ingin mendapatkan keuntungan sekaligus menjaga peluang mengangkat trofi di kandang sendiri.
Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026
Grup A – SUGBK, Jakarta
Indonesia
Malaysia
Singapura
Bangladesh
Grup B – Si Jalak Harupat, Bandung
Vietnam
Pakistan
Thailand
Filipina
Format: Juara Grup A dan juara Grup B langsung bertemu di final.
Bagi Timnas Indonesia, turnamen ini menjadi lebih dari sekadar kompetisi regional.
Dukungan penuh suporter di SUGBK, target besar PSSI, serta kesempatan merebut trofi di kandang sendiri membuat FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ujian penting bagi John Herdman dan anak asuhnya.
Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan skuad terbaik bisa berkumpul dalam kondisi fit.
Jika itu terwujud, ambisi Indonesia menjadi juara di hadapan publik sendiri akan semakin terbuka. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti