RADAR BOGOR - Pertandingan sengit kembali tersaji di pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java West, Jumat, 18 September 2026.
Jawara basket asal Kabupaten Bogor, SMAN 3 Cibinong harus berhadapan dengan SMAN 12 Bekasi diperebutan tiket fantastic four
Kedua tim sama-sama kuat, sejak tip off dimulai, jual beli serangan langsung dipertontonkan, tensi permainan juga tinggi.
Kondisi itu berpengaruh pada hasil akhir diquarter pertama, kedua tim terpaksa harus sama-sama puas dengan hasil imbang yakni 10:10.
Memasuki kuarter kedua, Smantic, julukan tim basket SMAN 3 Cibinong mulai menguasai pertandingan. Teknik lay up para pemain sukses menambah poin.
Baca Juga: KPK Geledah Kantor BPN Kabupaten Bogor Pasca Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi HGB
Namun SMAN 12 Bekasi tidak tinggal diam. Ditiga menit akhir quarter kedua, tim berjuluk Dubes itu justru tampil lebih menggila.
Mereka memanfaatkan skema fast break, sehingga Dubes hanya terpaut lima point atas keunggulan Smantic di quarter kedua dengan skor 22:17.
Pada quarter ketiga pertandingan semakin seru, papan skor kedua tim bergerak cepat, barisan pertahanan Smantic tampak lebih solid.
Serangan-serangan yang diluncurkan oleh Dubes berhasil digagalkan. Hasilnya, Smantic unggul di quarter ketiga dengan skor tipis 30:27.
Keunggulan itu, membuat Smantic tampil lebih percaya diri diquarter pamungkas, passing-passing pendek dipertontonkan oleh mereka.
Kerja sama tim yang ciamik, membuat barisan pertahanan Dubes kocar-kacir, para punggawa Smantic terlihat tampil perkasa.
Hasilnya Smantic, menutup pertandingan dengan skor telak 49:34, capaian itu membuat tim tersebut berhak lolos ke fase semifinal.
Pelatih SMAN 3 Cibinong, Mabruri bangga atas hasil yang diraih, menurutnya para pemain tampil lebih perform ketimbang pertandingan sebelumnya.
"Kalau lihat dari performance, anak-anak memperbaiki apa yang terjadi di dua game sebelumnya gitu, anak-anak menjalankan evaluasi dengan baik,” ujar Mabruri.
Di pertandingan kali ini tidak ada yang ingin tampil sendiri, para pemain lebih mengedapankan kerja sama tim, masing-masing ingin menang bersama.
“Akhirnya kan main enak, kerja sama tim, gak capek sendiri gitu, mereka kepengen menang dengan caranya cara tim gitu,” jelas Mabruri.
Meski begitu masih ada sederet catatan yang mesti diperbaiki. Mabruri menggaransi anak buahnya akan tampil lebih optimal di pertandingan semi final (bay)
Editor : Eka Rahmawati