RADAR BOGOR - Penantian Timnas Putra Indonesia selama 28 tahun berakhir, tim beregu badminton berhasil kalahkan China dengan skor tipis 3-2.
Walau sempat kalah di game pertama dan kedua, tunggal putra Alwi Farhan berhasil memberikan angin segar bagi timnas putra Indonesia.
Alwi berhasil mengalahkan Li Shi Feng lewat rubber game dengan skor 23 - 21, 15 - 21, 21 - 16 di game ketiga.
Selanjutnya, ganda putra Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin berhasil menumpaskan perlawanan He Ji Ting dan Liu Yi.
The babies berhasil mengalahkan pasangan baru China lewat straight game dengan skor 23 - 21 dan 21 - 10.
Di game penentu, Mohammad Zaki Ubaidillah berhasil menguasai permainan dan membuat Weng Hong Yang tidak berkutik.
Ubed mampu mengusir rasa gugup dan menjadi ujung tombak Timnas Putra Indonesia dengan mengalahkan lawannya lewat skor 23 - 21 dan 21 - 13.
Baca Juga: Soal Dugaan Ada Napi di Area Hunian Lapas saat Disidak Ombudsman, Ditjenpas Sebut untuk Asimilasi
Kalah di 2 Game Awal
Tunggal dan Ganda Putra unggulan Indonesia Jonatan Christie dan Fajar Alfian - Muhammad Shohibul Fikri harus mengakui keunggulan lawannya.
Walau rangking 1 dunia, Jonatan takluk terhadap permainan Shi Yu Qi melalui 2 set langsung dengan skor 13 - 18 dan 18 - 21.
Sementara itu, ganda putra nomor 1 dunia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri juga mengalami hal serupa.
Fajar dan Fikri harus mengakui keunggulan Liang Wei Keng dan Wang Chan. Keduanya kalah melalui rubber game dengan skor 20 - 22, 21 - 19, dan 14 -21.
Penantian 28 Tahun Berakhir
Timnas putra Indonesia meraih medali emas Asian Games terakhir kali pada tahun 1998 di Bangkok Thailand.
Indonesia berhasil meraih emas saat masih diperkuat Taufik Hidayat, Hendrawan, dkk dengan mengalahkan China.
Editor : Siti Dewi YantiSumber : PBSI