Manchester City Dilaporkan Terbukti Langgar 114 dari 115 Dakwaan, Klub Rival Siapkan Tuntutan Ganti

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 10:00 WIB
Selebrasi pemain Manchester City setelah mencetak gol ke gawang lawan.
Selebrasi pemain Manchester City setelah mencetak gol ke gawang lawan.

RADAR BOGOR – Kasus dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League yang melibatkan Manchester City memasuki perkembangan baru.

Laporan terbaru menyebut 114 dari 115 dakwaan terhadap Manchester City dinyatakan terbukti, sementara perkara tersebut kini dilaporkan bergerak menuju tahap banding.

Perkembangan kasus ini tidak hanya berpotensi berdampak pada Manchester City melalui proses disipliner Premier League.

Sejumlah klub rival juga disebut mulai mempelajari kemungkinan mengajukan tuntutan kompensasi atas kerugian yang mereka klaim berkaitan dengan dugaan pelanggaran tersebut.

Menurut laporan yang dikutip dari The Athletic, beberapa klub Premier League telah menggunakan jasa firma hukum untuk mempelajari kemungkinan mengajukan klaim ganti rugi terhadap Manchester City.

Jika langkah tersebut benar-benar ditempuh, persoalan tersebut akan menjadi proses hukum terpisah di luar perkara disipliner antara Manchester City dan Premier League.

Baca Juga: Batu Giok yang Tertancap Sebagai Sejarah Baru ITB Vinus

Klub Rival Manchester City Pertimbangkan Tuntutan Ganti Rugi

Potensi tuntutan dari klub-klub rival berkaitan dengan dugaan kerugian ekonomi yang mungkin mereka alami selama periode yang menjadi objek perkara Manchester City.

Salah satu aspek yang berpotensi dipersoalkan adalah kesempatan tampil di kompetisi Eropa.

Klub tertentu dapat mengklaim kehilangan peluang bermain di Liga Champions atau kompetisi Eropa lainnya apabila posisi Manchester City di klasemen pada musim-musim terkait nantinya berubah akibat sanksi.

Kerugian yang diklaim juga dapat berkaitan dengan hadiah kompetisi, pendapatan hak siar televisi, hingga pemasukan komersial.

Namun, kemungkinan mengajukan gugatan tidak otomatis membuat klub rival memperoleh kompensasi.

Mereka tetap harus melewati proses hukum dan membuktikan bahwa kerugian benar-benar terjadi serta memiliki kaitan dengan perkara Manchester City.

Sky Sports juga menyebut potensi munculnya perkara hukum lanjutan dari klub-klub terkait setelah proses utama Manchester City selesai.

Kasus Manchester City Masuk Tahap Banding

Meski laporan mengenai hasil perkara telah beredar, proses hukum Manchester City belum sepenuhnya berakhir.

Sky Sports melaporkan bahwa penyelidikan terhadap 115 dakwaan tersebut kini bergerak ke tahap banding.

Premier League belum memberikan komentar mengenai hasil perkara karena prosesnya bersifat privat dan rahasia.

Baca Juga: Belum Terdata di DTSEN? Ini Cara Mengajukan Diri sebagai Penerima Bansos PKH BPNT

Manchester City juga menyatakan bahwa proses dengan Premier League masih berlangsung. Klub tersebut menegaskan masih terdapat sejumlah tahapan yang harus diselesaikan.

Jika keputusan komisi tersebut dikonfirmasi, para pihak memiliki mekanisme untuk mengajukan banding. Proses banding akan ditangani oleh komisi baru yang terdiri dari tiga orang.

Karena itu, status akhir perkara beserta bentuk sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada Manchester City masih menunggu seluruh tahapan hukum selesai.

Ancaman Degradasi Manchester City Belum Menjadi Keputusan

Kasus ini turut memunculkan pembahasan mengenai kemungkinan Manchester City dikeluarkan dari Premier League atau mengalami degradasi.

Namun, degradasi belum menjadi keputusan resmi. Sky Sports mencatat komisi independen memiliki sejumlah pilihan sanksi apabila pelanggaran dinyatakan terbukti.

Sanksi tersebut dapat berupa pengurangan poin, denda, pembatasan tertentu hingga rekomendasi pengusiran dari Premier League.

Premier League juga belum memiliki tabel sanksi baku yang secara otomatis menentukan hukuman berdasarkan jumlah pelanggaran finansial.

Dengan demikian, bentuk sanksi akan bergantung pada keputusan dalam proses perkara.

Artinya, kemungkinan sanksi berat memang tersedia dalam aturan, tetapi belum tepat menyebut Manchester City telah dipastikan terdegradasi.

Kasus Manchester City Berawal dari Laporan Der Spiegel

Perkara yang melibatkan Manchester City bermula dari laporan Der Spiegel pada 2018 yang memuat dokumen terkait dugaan praktik keuangan klub.

Baca Juga: Harlan Bengardi Dianugerahi Gelar Pendekar Pencak Silat Jawa Barat, Ini Pesan untuk Anak Muda

Publikasi tersebut kemudian menjadi salah satu pemicu penyelidikan terhadap Manchester City oleh UEFA dan Premier League.

Pada Februari 2023, Premier League secara resmi mendakwa Manchester City atas 115 dugaan pelanggaran aturan finansial.

Periode yang menjadi objek perkara berlangsung selama sembilan tahun, yakni dari 2009 hingga 2018.

Selain persoalan keuangan, Manchester City juga didakwa tidak memenuhi kewajiban untuk bekerja sama dalam penyelidikan Premier League.

Manchester City sejak awal membantah seluruh dakwaan tersebut. Sidang di hadapan komisi independen berlangsung selama sekitar 12 minggu, dari September hingga Desember 2024.

Setelah proses pemeriksaan panjang, perkara kemudian memasuki tahap keputusan.

Baca Juga: Overdose Tampil di Sports Kombat B2, Ada Strategi Besar di Baliknya

Kini, berdasarkan laporan terbaru, mayoritas dakwaan disebut terbukti dan prosesnya bergerak menuju tahap banding.

Namun, karena proses masih berlangsung dan bersifat rahasia, keputusan akhir serta sanksi yang akan diterima Manchester City masih harus menunggu tahapan berikutnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
pelanggaran premier league manchester city