RADAR BOGOR — Rahmat Erwin Abdullah kembali membawa kabar gemilang untuk Indonesia di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Lifter andalan Merah Putih tersebut berhasil merebut medali emas sekaligus mencatatkan rekor dunia pada nomor 75 kilogram di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang.
Medali emas yang diraih Rahmat menjadi emas kedua bagi kontingen Indonesia dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas konsistensinya sebagai salah satu lifter terbaik di kawasan Asia.
Rahmat yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 mencatatkan total angkatan 366 kilogram.
Torehan tersebut sekaligus menjadi rekor dunia setelah ia sukses menyelesaikan angkatan clean and jerk seberat 206 kilogram pada kesempatan penentuan.
Baca Juga: Hidangan Makan Siang Keluarga, Resep Ikan Panggang Madu Sambal Dabu-Dabu, Gurih Manis dan Segar
Keberhasilan tersebut juga membuat Rahmat kembali mempertahankan gelar juara Asian Games. Sebelumnya, ia telah meraih emas pada Asian Games Hangzhou 2022.
Perjalanan Rahmat menuju podium tertinggi berlangsung ketat. Ia sempat berada dalam tekanan setelah total angkatannya masih berada di bawah lifter Thailand, Weeraphon Wichuma.
Namun, Rahmat mampu menjaga konsentrasi hingga percobaan terakhir. Angkatan pamungkas seberat 206 kilogram berhasil dituntaskan dengan sempurna sehingga ia berbalik unggul satu kilogram dari Wichuma.
Wichuma harus puas dengan medali perak setelah mengoleksi total angkatan 365 kilogram.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati lifter Korea Utara Ri Chong-song dengan total angkatan 357 kilogram.
Selepas memastikan medali emas, momen haru terjadi di arena pertandingan. Rahmat langsung memanggil ayahnya sekaligus pelatih, Erwin Abdullah, untuk naik ke atas platform.
Keduanya kemudian berpelukan erat sebagai bentuk luapan kebahagiaan atas pencapaian tersebut.
Rahmat juga merayakan kemenangannya dengan menampilkan pose khas binaragawan di hadapan penonton.
Erwin Abdullah mengungkapkan bahwa perubahan kehidupan Rahmat yang kini telah berstatus sebagai kepala keluarga turut memberikan pengaruh terhadap kematangan dan ketenangan mentalnya.
Menurut sang ayah, kedewasaan tersebut membantu Rahmat menjaga fokus ketika harus menghadapi pertandingan dengan tekanan besar.
Baca Juga: Bansos Digital 2026, Cek Daftar Bantuan dari PKH hingga Subsidi
Prestasi Rahmat Erwin Abdullah mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Kontingen (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menyampaikan rasa syukur atas tambahan medali emas tersebut.
Ia berharap keberhasilan Rahmat dapat menjadi dorongan semangat bagi atlet-atlet Indonesia lainnya yang masih menjalani pertandingan di Jepang.
Apresiasi juga datang dari Presiden Prabowo Subianto melalui sambungan video call. Presiden memberikan ucapan selamat atas perjuangan Rahmat sekaligus mengapresiasi konsistensi dan rekor dunia yang berhasil ditorehkannya untuk Indonesia.
Medali emas Asian Games 2026 dan rekor dunia tersebut menjadi tambahan pencapaian penting dalam perjalanan karier Rahmat Erwin Abdullah di panggung internasional. (Habibi/Univ Boash)
Editor : Yosep Awaludin