RADAR BOGOR - Kabar membanggakan datang dari sepak bola usia dini Indonesia. Arfa Senopati Ibrahim atau Ibra, pesepakbola muda asal Bekasi kelahiran 2015, berhasil lolos seleksi Barca Academy Clinics.
Ibra dijadwalkan terbang ke Barcelona, Spanyol, pada 3 Oktober 2026. Di sana, ia akan mengikuti program latihan intensif selama 10 hari.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Ibra untuk mengembangkan kemampuan sepak bolanya, sekaligus merasakan langsung atmosfer pembinaan sepak bola dengan metode yang diterapkan oleh akademi klub asal Catalan tersebut.
Tampil Menonjol di Barca Academy Camps Jakarta
Ibra mendapatkan kesempatan mengikuti Barca Academy Clinics setelah tampil menonjol dalam Barca Academy Camps Jakarta 2026.
Kegiatan tersebut digelar oleh Medio Sports Agency di Sentul, Bogor, pada Juni hingga Juli 2026. Program ini diikuti ratusan pesepak bola muda yang berasal dari berbagai daerah.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari tim pelatih FC Barcelona.
Materi latihan diberikan dengan mengacu pada filosofi serta metode pembinaan yang menjadi ciri khas klub asal Barcelona, Spanyol.
Baca Juga: 10 Hunian Mewah di Lapas Cibinong Bogor Dibongkar, Tak Tercatat sebagai Aset Negara
Penampilan Ibra selama mengikuti program tersebut kemudian membawanya lolos untuk mendapatkan kesempatan berlatih di Barcelona.
Kesempatan Mengembangkan Kemampuan
Keberangkatan Ibra ke Barcelona menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola usia dini.
Selama 10 hari di Barcelona, Ibra dijadwalkan menjalani latihan intensif dan mendapatkan pengalaman baru dalam lingkungan sepak bola yang berbeda.
Bagi sepak bola usia dini Indonesia, kesempatan yang diraih Ibra juga menjadi salah satu contoh bahwa pemain muda dari daerah memiliki peluang untuk mengembangkan kemampuan melalui program pembinaan yang tepat.
Perjalanan Ibra menuju Barcelona dijadwalkan dimulai pada 3 Oktober 2026. Ia akan membawa pengalaman dari Barca Academy Camps Jakarta sebagai bekal untuk mengikuti program berikutnya di Spanyol. (Fauzan Kaifah/MG)
Editor : Yosep Awaludin