RADAR BOGOR – Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand semakin menarik perhatian.
Jelang pertandingan, pemain dari kedua kubu sama-sama mengakui bahwa laga puncak akan berlangsung berat dan penuh tekanan.
Dari kubu Indonesia, Kevin Diks memastikan skuad Garuda sangat bersemangat menghadapi pertandingan final. Ia mengaku bangga dengan perjalanan tim hingga berhasil mencapai partai puncak.
“Kami semua sangat bersemangat, tentu super bangga dengan tim atas apa yang telah kami capai. Memang sangat sulit, tapi kami semua tahu bahwa kami bisa melakukannya,” ujar Kevin Diks pada sesi jumpa pers jelang pertandingan Minggu 4 Oktober 2026
Menurut Kevin, final merupakan pertandingan yang berbeda dibandingkan laga sebelumnya.
Ia mengingatkan rekan-rekannya agar tetap fokus karena satu kesalahan atau satu momen saja bisa menentukan hasil pertandingan.
Baca Juga: Kenali Jenis Baterai Sebelum Membeli Motor Listrik 2026
“Final itu memang pertandingan tersendiri. Apa saja bisa terjadi, tapi kalau kamu fokus itu setengahnya,” kata Kevin.
Ia juga meminta para pemain Timnas Indonesia tidak terbawa emosi. Menurutnya, konsentrasi harus dijaga selama 100 menit, bahkan lebih jika pertandingan berlanjut.
“Jangan terbawa emosi atau apa pun karena kamu harus fokus 100 menit, mungkin bahkan lebih. Satu momen bisa menentukan di final,” kata pemain berusia 29 tahun.
Kevin Diks Bicara Kondisi Jay Idzes
Kevin Diks juga mengungkapkan bahwa Jay Idzes terus memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia meski tidak dapat berada langsung bersama skuad.
Diks mengatakan dirinya masih sering berkomunikasi dengan Jay melalui telepon dan pesan singkat. Jay disebut sangat sedih karena tidak bisa ambil bagian dalam pertandingan final.
“Dia sering menelepon saya, sering chat, sangat sedih karena tidak bisa berada di sini tentu saja. Dia mendukung sebisa mungkin dan menonton semuanya,” tutur Diks.
Meski tidak berada di lapangan, Kevin memastikan Jay tetap menjadi bagian dari perjuangan Timnas Indonesia. “Dia tetap bagian dari kami,” tegasnya.
Kevin juga mengakui padatnya jadwal pertandingan memberikan tantangan secara fisik. Namun, ia memastikan akan berusaha tampil maksimal pada laga final.
Chanathip Senang Kembali Bertemu Indonesia di Final
Sementara itu, dari kubu Thailand, Chanathip Songkrasin mengaku senang bisa kembali bertemu Timnas Indonesia di partai final.
Pertemuan tersebut mengingatkan Chanathip pada final AFF 2020 ketika Thailand menghadapi Indonesia. Pada pertandingan tersebut, Thailand keluar sebagai juara setelah menang dengan agregat 6-2.
Baca Juga: Jika Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Bisa Lepas dari Bayang-Bayang STY
Kini, beberapa tahun berselang, kedua negara kembali bertemu di partai puncak untuk memperebutkan gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
Chanathip menilai pertemuan kali ini akan berbeda karena kualitas sepak bola di kawasan Asia Tenggara telah berkembang pesat.
“:Menurutnya, hampir seluruh tim ASEAN mengalami perkembangan, termasuk Timnas Indonesia yang kini memiliki banyak pemain dengan pengalaman bermain di level tertinggi”,ujar Chanatip dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan Minggu 4 Oktober 2026
Chanathip pun mengaku antusias menghadapi Indonesia karena skuad Garuda saat ini memiliki kualitas yang semakin baik.
Perkembangan pemain Indonesia yang tampil di kompetisi level tinggi membuat pertandingan final kali ini menjadi tantangan tersendiri bagi Thailand.
Indonesia vs Thailand, Final yang Sarat Rivalitas
Pernyataan Kevin Diks dan Chanathip menunjukkan bahwa kedua kubu sama-sama menyadari pentingnya pertandingan final.
Indonesia datang dengan ambisi menciptakan sejarah baru, sementara Thailand memiliki pengalaman panjang dalam persaingan sepak bola ASEAN.
Bagi Indonesia, pertandingan ini juga menjadi kesempatan untuk menghadapi kembali Thailand setelah kekalahan di final AFF 2020.
Namun, Kevin Diks menegaskan bahwa pengalaman masa lalu tidak boleh membuat pemain kehilangan fokus.
Sementara Chanathip melihat perkembangan Indonesia sebagai alasan mengapa pertandingan kali ini layak dinantikan.
Baca Juga: Puding Regal Caramel, Dessert Lembut dan Creamy yang Cocok untuk Keluarga
Final FIFA ASEAN Cup 2026 pun diprediksi berlangsung sengit. Dua tim akan bertarung dalam satu pertandingan yang dapat ditentukan oleh detail-detail kecil.
Seperti pesan Kevin Diks, satu momen saja bisa menentukan pertandingan final. Kini, tinggal menunggu siapa yang mampu memanfaatkan momen tersebut untuk mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026. (Fauzan Kaifah/MG)
Editor : Yosep Awaludin