RADAR BOGOR - Puncak Bogor menjadi salah satu lokasi kegiatan Paralayang, tepatnya di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Paralayang atau paragliding sendiri adalah olahraga terbang bebas menggunakan sayap kain fleksibel yang disebut parasut terbang, yang lepas landasnya menggunakan kaki.
Olahraga rekreasi dan kompetisi ini, memanfaatkan tenaga angin untuk mengangkat dan menerbangkan pilot di udara.
Baca Juga: Susuri Jeram Sungai Cisadane Bogor, Grand Titik Kumpul Tawarkan Rafting 11 Kilometer
Tidak hanya itu, paralayang juga memacu adrenalin. Terutama bagi pemula yang tidak terbiasa dengan ketinggian.
Muhammad Aldiansyah Yusuf, atlet asal Provinsi Banten, mengaku mulai menggeluti dunia paralayang sejak 2017 lalu. Di samping hobi, ia juga rutin mengikuti berbagai kejuaraan di berbagai wilayah.
Saat ini, Aldi menjadi salah satu peserta event Nusantara Sky 1st "Paragliding Accuracy Competition" yang dihelat Pasti Solusi Nusantara di Puncak, Bogor.
"Terbang tuh enak sih menurut saya, melawan rasa takut dari yang awalnya takut ketinggian, ke sini-kesininya makin berani gitu dari ketinggian," ujarnya kepada Radar Bogor.
Menurut Aldiansyah, tidak mudah untuk menggeluti dunia paralayang, terutama bagi pemula. Banyak tantangan, terutama saat mengikuti kejuaraan.
"Apalagi saat kejuaraan, ketepatan mendarat ini kita harus fokus sambil berpikir juga bagaimana kita tepat mendarat di titik nol," tuturnya.
Belum lagi saat cuaca buruk seperti Tail Wind dalam istilah paralayang. Kondisi itu bisa membuat pertandingan dihentikan hingga cuaca benar-benar mendukung untuk aktivitas paralayang.
Dalam kesempatan ini, pria berusia 22 tahun itu berpesan kepada para atlet paralayang lainnya untuk bermain sportif dalam setiap kejuaraaan.
Tidak lupa juga ia mengingatkan untuk senantiasa berhati-hati. Sebab, paralayang bukan aktivitas biasa, melainkan juga penuh risiko.(cok)
Editor : Eka Rahmawati