RADAR BOGOR - Memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dan mempersiapkan tenaga kerja unggul di era transisi energi, Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli meresmikan Pusat Pelatihan Teknisi Mobil Listrik (EV Training Center) di BBPVP Bekasi.
Menteri Ketenagakerjaan menjelaskan, bahwa program ini merupakan hasil sinergi strategis antara Kemnaker, PT Chery Sales Indonesia, dan BBPVP Bekasi sebagai lokasi Pusat Pelatihan Vokasi mobil listrik.
Dalam meresmikan Pusat Pelatihan Teknisi Mobil Listrik tersebut, Menteri Ketenagakerjaan juga mengatakan, bahwa transformasi energi ke arah ramah lingkungan, harus dibarengi dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap kerja.
Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan teknis sesuai standar yang dibutuhkan industri kendaraan listrik global.
Pelatihan dilengkapi fasilitas praktik nyata dengan unit mobil listrik Chery E5, sistem charging, serta modul yang telah disusun bersama mitra industri.
Inisiatif pelatihan teknisi EV ini juga sejalan dengan komitmen Kemnaker dalam mendukung ekonomi hijau dan mendorong Indonesia menuju net zero emission.
Langkah ini tidak hanya membuka lapangan pekerjaan baru, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri otomotif ramah lingkungan di kawasan Asia Tenggara.
Kemnaker menegaskan pentingnya kemitraan dengan pelaku industri seperti Chery Indonesia untuk memastikan pelatihan vokasi selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kurikulum disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini agar lulusan pelatihan langsung bisa diserap oleh pasar.
Dengan adanya Pelatihan Teknisi Kendaraan Listrik ini, Kemnaker berharap dapat mencetak teknisi-teknisi handal yang menjadi tulang punggung ekosistem transportasi hijau Indonesia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga