RADAR BOGOR – MotoGP 2026 diperkirakan bakal menghadirkan musim yang lebih panas, dengan jumlah seri yang bertambah dan variasi lintasan yang makin luas.
Musim ini resmi dijadwalkan akan digelar sebanyak 22 seri, menjadikannya salah satu musim tersibuk dalam sejarah MotoGP.
Balapan perdana akan berlangsung di Thailand, tepatnya di Sirkuit Internasional Buriram pada 27 Februari 2026, dan akan berakhir di Valencia, Spanyol, pada 22 November 2026.
Salah satu perubahan signifikan dalam kalender kali ini adalah kembalinya Grand Prix Brasil yang akan digelar di Autódromo Internacional Ayrton Senna, Goiania.
Setelah GP Argentina dicoret dari jadwal, Brasil mengambil alih slot tersebut dan memastikan Amerika Selatan tetap hadir di musim balap tahun ini.
Balapan di Brasil akan menjadi seri kedua setelah pembuka di Thailand, berlangsung pada 20–22 Maret 2026.
Seri-seri lain yang patut diperhatikan termasuk GP Amerika Serikat di Austin (27–29 Maret 2026), GP Qatar di Lusail (10–12 April 2026), dan GP Indonesia di Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 sebagai seri ke-18.
GP Inggris di Silverstone juga kembali menempati slot utama musim panas pada awal Agustus, setelah sebelumnya sempat bergeser ke bulan Mei pada musim 2025.
Menariknya, Hungaria akan menjadi tuan rumah MotoGP untuk pertama kalinya, dengan sirkuit baru di Balaton Park dijadwalkan menjadi arena balap pada 5–7 Juni 2026.
Sementara itu, GP India yang semula dijadwalkan kembali harus ditunda hingga 2027 karena alasan kesiapan infrastruktur.
Secara keseluruhan, MotoGP 2026 akan membawa para pembalap ke berbagai penjuru dunia: dari Asia Tenggara, Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika.
Formatnya masih mengusung pola lama: Jumat latihan, Sabtu kualifikasi dan sprint, Minggu balapan utama.
Musim MotoGP 2026 menjanjikan tontonan luar biasa dengan jumlah balapan terbanyak sepanjang sejarah kompetisi ini.
Masuknya Brasil dan Hungaria ke dalam jadwal, ditambah GP Mandalika yang tetap bertahan, mencerminkan perkembangan MotoGP yang makin luas di kancah dunia.
Para penggemar di Indonesia dan dunia tentu sudah bisa mulai menandai kalender dan menantikan aksi seru dari sirkuit ke sirkuit sepanjang tahun depan.***
Editor : Eli Kustiyawati