RADAR BOGOR - Banyak pemilik mobil tidak menyadari bahwa cara mematikan mesin yang salah dapat mempercepat kerusakan komponen vital kendaraan.
Padahal, prosedur shutdown mesin mobil yang tepat bisa menghemat biaya perawatan hingga jutaan rupiah dalam jangka panjang.
Kesalahan Pertama: Menggebrak Gas Sebelum Matikan Mesin Mobil
Kebiasaan menggebrak pedal gas sebelum mematikan kontak ternyata merupakan kesalahan fatal yang masih sering dilakukan. Praktik ini berasal dari era mobil karburator lama, namun justru merusak mesin modern.
"Ketika RPM tinggi, mesin bekerja keras dan membutuhkan sirkulasi oli yang optimal. Jika tiba-tiba dimatikan, sirkulasi oli langsung berhenti padahal komponen masih panas dan bergesekan," jelas pakar otomotif.
Pada mobil modern dengan sistem injeksi dan ECU (Electronic Control Unit), kebiasaan ini sama sekali tidak diperlukan karena semua sudah diatur otomatis oleh komputer.
Kesalahan Kedua: Lupa Matikan AC Sebelum Engine Off
AC yang masih menyala saat mesin dimatikan menciptakan beban ekstra pada sistem kelistrikan. Dampaknya:
- Aki bekerja lebih keras saat starter berikutnya
- Kompresor AC mengalami tekanan mendadak
- Risiko konslet listrik meningkat
- Umur aki berkurang drastis
Kesalahan Ketiga: Mengabaikan Sistem Kelistrikan
Meninggalkan audio, lampu kabin, atau lampu utama menyala saat mesin mati akan menguras aki secara perlahan. Kebiasaan ini menjadi penyebab utama aki tekor dan harus diganti lebih cepat.
Prosedur Shutdown yang Benar
Para teknisi merekomendasikan urutan mematikan mesin sebagai berikut:
1. Biarkan mesin idle normal, jangan pernah menggebrak gas
2. Matikan AC terlebih dahulu, tunggu beberapa detik sebelum langkah selanjutnya
3. Matikan semua kelistrikan, audio, lampu kabin, lampu utama, dan aksesori lainnya
4. Baru matikan kontak mesin
Mengapa Ini Penting? Menerapkan prosedur yang benar dapat:
- Memperpanjang usia mesin hingga 30% lebih lama
- Menghemat biaya ganti oli dan spare part
- Mencegah kerusakan aki prematur
- Mengurangi risiko konslet kelistrikan
(***)
Penulis : Anggita Ali Dahlan / PKL Universitas Pakuan
Sumber : Youtube Tips Otomotif Channel