RADAR BOGOR - Dunia otomotif Indonesia kembali dihebohkan dengan kehadiran Hyundai Palisade yang dijual dengan harga fantastis hingga Rp1,1 miliar.
Angka penjualan Hyundai Palisade ini bahkan melebihi raja SUV tanah air seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport yang selama ini mendominasi segmen premium.
Selama bertahun-tahun, produsen mobil Korea dan Cina dikenal dengan strategi harga kompetitif untuk merebut pasar dari dominasi Jepang.
Namun, Hyundai memutuskan mengubah permainan dengan meluncurkan Palisade sebagai SUV premium yang justru lebih mahal dari kompetitor Jepang.
Fortuner yang dibanderol Rp 545-710 juta dan Pajero Sport Rp552-720 juta, kini harus menghadapi pesaing baru yang berani memasang harga Rp842 juta hingga lebih dari Rp1,1 miliar.
Rahasia pertama dibalik harga premium Hyundai Palisade terletak pada dimensinya yang jauh lebih besar.
Dengan panjang 4.995 mm, lebar 1.975 mm, dan tinggi 1.750 mm, Palisade mengalahkan Fortuner yang hanya berukuran 4.795 x 1.855 x 1.835 mm.
Ground clearance 203 mm dan wheelbase 2.900 mm membuktikan Palisade memang dirancang untuk kelas di atas pesaingnya.
Meski berkapasitas lebih kecil 2.200 cc dibanding Fortuner (2.393 cc) dan Pajero (2.477 cc), mesin turbodiesel EVGT Palisade mampu menghasilkan tenaga 198 hp - jauh melampaui Fortuner (148 hp) dan Pajero (134 hp).
Torsi 440 Nm yang dihasilkan memberikan performa responsif baik di perkotaan maupun medan off-road.
Perbedaan paling mencolok terletak pada interior premium Palisade. Sementara Fortuner dan Pajero masih menggunakan jok standar.
Palisade hadir dengan Captain Seat berventilasi dan penghangat, panoramic roof berukuran besar, serta head unit TFT Color Touch Display 12,3 inci.
Sistem audio Infinity Premium dengan 12 speaker memberikan pengalaman berkendara berkelas, dilengkapi fitur keselamatan canggih seperti Lane Keeping Assist (LKA), Blind Spot Collision Warning (BCW), hingga Manual Speed Limit Assist (MSLA).
Hyundai Palisade masih diimpor utuh (CBU) dari Korea Selatan, bukan dirakit lokal (CKD). Menurut Hyundai, hal ini disengaja karena Palisade merupakan produk segmented dengan target pasar terbatas.
Status CBU ini justru menjamin kualitas build yang lebih tinggi sesuai standar global Hyundai.
Hyundai Palisade memang sengaja diposisikan sebagai SUV premium yang tidak bersaing dalam hal harga, melainkan kualitas dan kemewahan.
Dengan dimensi lebih besar, mesin berperforma tinggi, interior mewah, dan status CBU, harga selangit Palisade ternyata memiliki justifikasi yang masuk akal di kelasnya. (***)
Penulis : Anggita Ali Dahlan / PKL Universitas Pakuan
Sumber : Youtube FUSE BOX