RADAR BOGOR - Pasar motor matic Indonesia kini dipenuhi berbagai pilihan harga, namun Vespa selalu menjadi sorotan dengan harganya yang fantastis.
Vespa LX bermesin 125cc dijual mulai Rp45 juta, jauh lebih mahal dibanding Yamaha N-Max 155cc yang hanya Rp33 jutaan.
Harga tinggi ini bukan tanpa alasan, Vespa membawa warisan sejarah lebih dari 70 tahun sejak diluncurkan Piaggio Italia pada 1946.
Motor yang desainnya menyerupai lebah ini telah menjadi simbol gaya hidup dan kebebasan, memberikan nilai emosional yang sulit ditandingi merek lain.
Dari sisi kualitas, Vespa menggunakan material premium yang berbeda dari skuter matic pada umumnya.
Bodi terbuat dari plat besi berkualitas tinggi, bukan plastik, sehingga memberikan kekuatan dan daya tahan superior meski biaya produksi lebih mahal.
Detail finishing mendapat perhatian khusus dengan cat premium tahan lama dan komponen yang dikerjakan presisi tinggi, menghasilkan motor hampir bebas cacat produksi.
Status CBU (Completely Built Up) langsung dari Vietnam juga menambah beban biaya pengiriman dan pajak yang membuat harga melambung, namun Piaggio tetap mempertahankan strategi branding eksklusif tanpa menurunkan harga.
Meski berharga selangit, performa Vespa justru standar bahkan cenderung kurang. Vespa LX 125cc hanya menghasilkan 10 HP dan torsi 10 Nm, sementara Sprint 150cc menghasilkan 12,7 HP dengan torsi 12 Nm.
Motor ini juga kurang nyaman untuk membonceng jarak jauh karena posisi kaki mengangkang dan jok yang lebar.
Yang lebih mencekik adalah biaya perawatannya, service rutin pertama bisa mencapai Rp 466.000, service selanjutnya hingga Rp 600.000.
Bahkan paket perawatan lengkap bisa Rp 1.200.000 setara biaya perawatan mobil karena sebagian besar spare part harus diimpor dari Italia.
Vespa Matic pada dasarnya bukan pilihan rasional dari segi value for money, namun menawarkan kepuasan emosional dan status sosial yang tidak terukur.
Menariknya, meski mahal, motor ini populer di dunia balap karena pemiliknya yang berkantong tebal tidak segan mengeluarkan dana besar untuk modifikasi hingga bore up 200cc++.
Bagi yang tidak masalah dengan biaya tinggi dan mencari keunikan, Vespa tetap menarik. Namun untuk penggunaan harian, pertimbangkan matang-matang.
Karena selain biaya operasional tinggi, bodi rendah mudah lecet saat diparkir sembarangan, lebih cocok sebagai kendaraan koleksi atau weekend ride. (***)
Penulis : Anggita Ali Dahlan / PKL Universitas Pakuan
Sumber : Youtube FUSE BOX MOTO