RADAR BOGOR - Banyak orang yang sering menemukan iklan motor bekas dijual dengan keterangan STNK only.
Artinya, motor bekas tersebut hanya dilengkapi dengan STNK tanpa BPKB. Sekilas terlihat biasa saja, tapi sebenarnya ini cukup berisiko.
Permintaan yang tinggi membuat banyak orang memanfaatkan motor bekas untuk dijual di platform online seperti Facebook Marketplace. Namun, di balik itu ada trik yang perlu diwaspadai.
Penjual sering kali menuliskan kalimat surat lengkap pada iklan mereka. Namun, setelah diperhatikan, ternyata yang dimaksud hanya STNK. BPKB yang seharusnya ada justru tidak diberikan.
Hal ini tentu membuat harga motor terlihat jauh lebih murah dibanding harga pasar. Banyak calon pembeli yang akhirnya tergiur karena berpikir mendapatkan motor bagus dengan harga miring.
Sayangnya, membeli motor hanya dengan STNK membawa banyak risiko. Salah satunya adalah motor tidak bisa dibalik nama. Akibatnya, motor tetap terdaftar atas nama pemilik lama.
Selain itu, tanpa BPKB status legalitas motor jadi diragukan. Jika suatu hari motor tersebut terkait kasus atau bermasalah dengan hukum, pembeli baru bisa ikut terseret karena hanya memegang STNK.
Dalam video tersebut juga dijelaskan adanya modus lain. Misalnya, penjual sengaja membuat lokasi atau domisili tidak jelas. Mereka bisa menyebut berada di kota tertentu, padahal aslinya bukan di sana.
Modus seperti ini sering disebut dengan istilah 'segitiga bang'. Tujuannya agar calon pembeli bingung dan tidak bisa melacak dengan mudah identitas penjual maupun asal motor tersebut.
Bagi orang awam, trik ini sering kali tidak disadari. Padahal, saat membeli kendaraan, dokumen resmi adalah hal utama yang harus dipastikan ada dan lengkap.
Tips penting untuk menghindari masalah adalah selalu meminta BPKB asli saat membeli motor bekas. Cocokkan juga nomor rangka dan mesin motor dengan dokumen yang ada.
Jika penjual hanya menawarkan STNK, sebaiknya berpikir ulang. Harga murah memang menggiurkan, tapi risiko di kemudian hari jauh lebih besar dan bisa merugikan pembeli.
Kesimpulannya, penjualan motor bekas dengan keterangan STNK only hanyalah trik agar harga terlihat murah.
Namun, pembeli justru bisa kehilangan keamanan dan kepastian hukum. Jadi, lebih baik berhati-hati dan pilih motor dengan dokumen lengkap. (***)
Penulis : Arif Aammar Isbar / Magang UBSI Depok
Sumber : YouTube FUSE BOX MOTO